Beranda Berita Pati Tergiur Gaji Rp5 Juta per Bulan, Gadis 14 Tahun dari Lampung Terlantar...

Tergiur Gaji Rp5 Juta per Bulan, Gadis 14 Tahun dari Lampung Terlantar Sepekan di Pati

0
0 0
Read Time2 Minute, 30 Second

PATI – Impian mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar justru berujung petaka bagi NS (14), remaja asal Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Gadis belia itu terlantar selama sepekan di Kabupaten Pati setelah menjadi korban dugaan penipuan lowongan kerja.

NS nekat menempuh perjalanan ratusan kilometer seorang diri dari Lampung menuju Pati setelah mendapat tawaran pekerjaan dengan gaji Rp5 juta per bulan. Namun setibanya di Bumi Mina Tani pada Senin (1/6/2026), orang yang menjanjikan pekerjaan tersebut mendadak menghilang dan tidak lagi dapat dihubungi.

Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison mengatakan, korban sebelumnya menjalin komunikasi dengan seseorang yang mengaku dapat mencarikan pekerjaan di Pati.

“Asal-muasal dia ini ada yang memberikan janji mau dipekerjakan. Ada yang telepon, komunikasi aktif mau dicarikan kerja di Pati ini dengan gaji satu bulan Rp 5 juta. Namun, ketika sampai Pati (yang menjanjikan kerja) dihubungi tidak bisa, malah diblokir,” kata dia dalam rilisnya, Selasa (9/6/2026).

Berbekal uang tabungan pribadi, NS berangkat seorang diri menggunakan kapal dan bus menuju Pati. Namun setelah mengetahui dirinya ditipu, remaja tersebut kebingungan karena tidak memiliki kerabat maupun kenalan di daerah tujuan.

Tujuh Hari Hidup Menggelandang

Tanpa tempat tinggal dan bekal yang memadai, NS harus bertahan hidup di jalanan selama tujuh hari. Berdasarkan pengakuannya kepada petugas, ia berpindah-pindah tempat untuk beristirahat, mulai dari teras toko swalayan hingga masjid.

“Alhasil, sampai dengan tujuh hari tepatnya mulai tanggal 1 Juni di Pati, luntang lantung. Jadi adik NS ini tidur di Indomaret, Alfamart, di Masjid selama tujuh hari sampai dengan hari ini, tidak tentu arah,” ungkap Mukhlison.

Kondisi tersebut berakhir setelah sejumlah warga menemukan NS berjalan seorang diri dengan kondisi kebingungan di Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Merasa curiga dengan kondisinya, warga kemudian memberikan pertolongan dan membawa remaja tersebut ke Mapolsek Tambakromo.

“Kami segera melakukan pendataan, memberikan perlindungan sementara, memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan, serta berupaya mencari solusi terbaik agar anak tersebut dapat kembali dengan aman ke keluarganya di Lampung,” katanya.

Dipulangkan Gratis ke Lampung

Setelah berhasil menelusuri identitas dan menghubungi keluarganya, jajaran Polsek Tambakromo langsung mengupayakan kepulangan NS ke kampung halamannya. Pada Selasa (9/6/2026), korban diantar hingga Terminal Pati untuk melanjutkan perjalanan menuju Lampung.

Mukhlison menyebut seluruh biaya perjalanan pulang berhasil digratiskan berkat koordinasi dengan pengelola transportasi dan awak bus.

“Untuk dari Pati sampai ke Lampung, bus dan kapal gratis tanpa biaya sama sekali karena kita komunikasikan dengan pengelola tiket dan sopir busnya,” katanya.

Warga Diingatkan Waspada

Kasus yang menimpa NS menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan penghasilan besar tanpa kejelasan identitas maupun prosedur resmi.

Kapolsek Tambakromo mengimbau warga agar tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal, terlebih jika diminta bepergian ke luar daerah dengan iming-iming pekerjaan.

“Nasihat untuk semuanya, jangan tergoda, jangan terpancing, jangan mau dirayu oleh orang yang tidak dikenal, apalagi sampai ke luar daerah. Ini masih selamat Dek NS , tujuh hari di Pati. Tidak tahu kalau yang lainnya, misalkan, mohon maaf mungkin dirampok atau diapa-apakan,” tuntasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini