PATI – Jumlah korban dugaan keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1, Kabupaten Pati, kembali bertambah. Hingga Kamis (10/9/2026), tercatat 269 siswa dan guru telah mendapatkan penanganan medis.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka tersebar di empat rumah sakit, yakni 24 korban di RSUD RAA Soewondo, 13 korban di RS Mitra Bangsa, 20 korban di RS KSH, dan satu korban di RS Fastabiq Sehat.
Sementara itu, sebanyak 138 korban lainnya telah menjalani rawat jalan. Sebelumnya, 104 korban menjalani perawatan di RSUD RAA Soewondo, 31 korban di RS Mitra Bangsa, dan tiga korban mendapatkan penanganan di Puskesmas Gembong.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pun menetapkan kasus dugaan keracunan MBG tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan itu dilakukan untuk memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan medis.
“Kami mengutamakan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya menyangkut dengan nyawa makanya kemarin saya putuskan KLB. Utamakan keselamatan dulu,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.
Chandra mengatakan, dengan ditetapkannya kasus tersebut sebagai KLB, pembiayaan penanganan dalam kondisi darurat dapat menggunakan belanja tidak terduga. Langkah tersebut diambil karena kasus ini menyangkut keselamatan para korban.
“Untuk masyarakat tenang, karena menyangkut nyawa anak-anak didik kita supaya orang tua yakin tenang misal ada keluhan langsung di bawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Selain memastikan penanganan para korban, Pemkab Pati juga akan melakukan penyisiran terhadap dapur-dapur SPPG yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati. Langkah tersebut dilakukan untuk mengecek kembali fasilitas dan pengelolaan di 172 dapur SPPG.
“Hasil evaluasi itu akan kami kirimkan ke pak jendral Trenggono (Wakil Ketua BGN). Evaluasinya dari BGN. Misal dapur kecil, pengelolaan manfaat sampai 2500 sampai 300 itu yang kami evaluasi,” pungkasnya.










































