Beranda Berita Pati Wakil BGN Bersama Plt Bupati Pati Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG, 59...

Wakil BGN Bersama Plt Bupati Pati Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG, 59 Pasien Masih Dirawat

0
0-0x0-0-0#
0 0
Read Time2 Minute, 10 Second

PATI – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI (Purn.) Trenggono menjenguk sejumlah korban dugaan keracunan massal setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati, Kamis (10/9/2026).

Trenggono datang menjelang sore bersama rombongan BGN. Ia didampingi Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Setibanya di KSH Pati, Trenggono langsung menuju ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Di ruangan tersebut, sejumlah siswa MTs Manbaul Ulum, Kecamatan Gembong, tengah menjalani perawatan.

Trenggono melihat kondisi para pasien dan kemudian memberikan sejumlah bingkisan berupa buah. Namun, bingkisan tersebut tidak diberikan kepada seluruh pasien yang menjalani perawatan.

Para siswa MTs Manbaul Ulum tersebut baru dibawa ke KSH Pati pada Kamis siang. Sebelumnya, mereka telah menyantap menu MBG pada Selasa (8/9/2026) siang dan mulai mengalami gejala seperti dugaan keracunan pada Selasa sore.

Mereka sempat menjalani rawat jalan. Namun, karena kondisi belum membaik, para siswa akhirnya dibawa ke IGD KSH Pati untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Usai menjenguk pasien, Trenggono menyebut kejadian dugaan keracunan makanan tersebut merupakan kejadian fatal yang seharusnya tidak terjadi.

Ia memastikan BGN akan melakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyiapkan makanan MBG dalam kejadian tersebut.

”Kejadian fatal ini ya, kejadian keracunan makanan ya di Kabupaten Pati. Saat ini kami bersama dengan Bapak Plt. Bupati langsung menjenguk melihat dari dekat,” ujar Trenggono.

Berdasarkan data terbaru per pukul 13.00 WIB, sebanyak 269 siswa dan guru mengalami gejala dugaan keracunan. Dari jumlah tersebut, 59 pasien masih menjalani rawat inap, sedangkan sisanya menjalani rawat jalan.

Para korban tersebut berasal dari tiga sekolah, yakni MTsN 3 Pati, SMPN 1 Gembong, dan MTs Manbaul Ulum.

Trenggono mengatakan kondisi puluhan pasien yang masih menjalani perawatan berangsur membaik. Ia memastikan tidak ada pasien yang kondisinya mengkhawatirkan.

”Jadi sampai dengan siang sore hari ini masih ada 59 yang masih dirawat dan semuanya sudah dalam kondisi yang segera pulih, tidak ada yang kondisinya mengkhawatirkan,” kata dia.

Ia optimistis para korban segera pulih sehingga dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masing-masing.

”Sudah, mungkin beberapa waktu ke depan juga sudah lebih baik,” kata dia.

Selain memastikan kondisi korban, Trenggono juga menegaskan biaya perawatan seluruh pasien dugaan keracunan MBG akan ditanggung pemerintah.

Ia meminta para orang tua siswa tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan. Penanganan biaya tersebut akan dilakukan bersama oleh pemerintah daerah dan BGN.

”Kami tadi sudah sampaikan kepada Pak, Pak Bupati ya, yang jelas semua akan ditangani oleh apa, baik dari pemerintah daerah maupun dari BGN. Jadi tidak ada masalah untuk biayanya, ya sudah di, diatasi semua oleh Pemda maupun oleh BGN,” tandas dia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini