Beranda Berita Pati Lorong Indah, Haryanto Peringatkan Ketiga Final Tidak Ditoleransi Lagi

Lorong Indah, Haryanto Peringatkan Ketiga Final Tidak Ditoleransi Lagi

0
1 0
Read Time2 Minute, 3 Second

Wartatimes.com PATI Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin dan Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Pati Jumani, hari ini hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Lokalisasi Lorong Indah yang berada di Kecamatan Margorejo. Sejumlah agenda penting dibahas dalam Rakor yang dilaksanakan di Aula Sarja Arya Racana Polres Pati tersebut.

 

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, Kapolres Pati, Dandim Pati, Kajari Pati, Ketua Pengadilan Negeri Pati, Kepala Satpol PP Pati,  Ketua MUI Pati, Ketua NU Pati, Ketua Muhammadiyah Pati, Ketua FKUB Pati, serta tokoh agama dan pemilik bangunan di kawasan Lorong Indah Margorejo Pati.

 

Pada rakor kali ini, Haryanto menyebut peringatan ketiga sudah bersifat final dan tidak bisa ditoleransi lagi. Sehingga keputusan-keputusan yang ada harus dipatuhi.  Dirinya mengatakan bahwa batas waktu peringatan ketiga ini berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mendatang. Untuk itulah dirinya mengundang sejumlah pemilik bangunan yang ada di kawasan LI tersebut.

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh wartapati.com (@wartapati)

“Tadi sudah diberi solusi dan keluhannya ditampung oleh Pak Wakil. Yang mau laundry dan memang usahanya laundry tidak usah “tinggal” disana, nanti dikasih order 50% dari hotel. Kemudian yang mau beralih usaha peternakan, jamur, beliau ini pak Wakil juga mau mengakomodir. Berarti kita kan sudah ngga ada persoalan. Tapi kalau masih mempertahankan usaha prostitusi di sana, karaoke di sana, salon di sana, kuliner dan lain-lain di sana, memang tidak bisa. Justru nanti saya yang melanggar”, tegas Bupati.

 

Oleh karena itu, Haryanto menegaskan jika kawasan Lorok Indah tersebut memang tidak bisa digunakan untuk kegiatan lainya. Mengingat kawasan tersebut adalah sebagai lahan hijau pertanian berkelanjutan.

 

“Justru saya nanti yang melanggar, karena apa, karena itu adalah lahan hijau berkelanjutan. Tapi jika memang lahan itu dipakai untuk perumahan atau industri ya tinggal saya suruh ngurus ijinnya saja. Tapi karena ini berkaitan dengan Undang-Undang ya saya nggak berani”, tegasnya.

 

Hal senada juga diucapkan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin. Dirinya menyebut jika pembahasan masalah Lorok Indah sudah pada tahap peringatan ke 3. Safin mengatakan, dirinya siap membantu warga Lorok Indah yang ingin membuka usaha peternakan, laundry dan usaha lainya, dengan syarat tidak lagi tinggal di kawasan LI.

 

“Tadi sudah saya berikan solusi, nanti saya kasih order 50% laundry  dari hotel sesuai spek yang ada nanti kita berikan ke dia. Itu kan salah satu solusi terbaiklah menurut saya. Kemudian kalau ada yang mau berwirausaha di bidang peternakan dan jamur, ya akan kita bantu”, tutur Saiful Arifin.hms/dn

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakBupati Dian Kristiandi Siap Berkomitmen Menjaga Warisan Pusaka Budaya
Artikulli tjetërSri Wulan Kawal Kepastian Ibadah Umrah dan Haji di Tanah Suci

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini