Beranda Berita Pati Rob di Tunggulsari Tayu Kian Mengkhawatirkan, Pemprov Jateng Ambil Langkah Darurat

Rob di Tunggulsari Tayu Kian Mengkhawatirkan, Pemprov Jateng Ambil Langkah Darurat

0
0 0
Read Time1 Minute, 48 Second

PATI — Banjir rob yang terus meninggi dan belum menunjukkan tanda-tanda surut di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Senin (22/6/2026), Pemprov Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Pati turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyiapkan penanganan darurat tanggul yang jebol.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Urip Sihabudin bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyisir kawasan permukiman yang terendam air pasang. Keduanya juga berjalan kaki memeriksa sejumlah titik tanggul yang rusak guna memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan mendesak.

Di tengah genangan yang melumpuhkan aktivitas warga, rombongan juga menyapa masyarakat terdampak serta mendengarkan langsung keluhan mereka terkait banjir rob yang terus berulang.

Urip Sihabudin mengatakan, kunjungan tersebut merupakan instruksi langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar penanganan banjir pesisir di Kecamatan Tayu segera dilakukan.

“Bapak Gubernur menugaskan kami, saya dan Bapak Bupati untuk silaturahmi dengan warga yang terdampak. Kami juga ngecek tanggul-tanggul yang menjadi penyebab banjir rob masuk ke permukiman warga,” katanya.

Menurut Urip, prioritas utama saat ini adalah menutup tanggul jebol di Desa Tunggulsari sebagai langkah darurat untuk menahan luapan air laut yang terus masuk ke area tambak dan permukiman.

“Tadi kami sudah cek, seperti yang disampaikan oleh Bapak Bupati, dalam jangka pendek kami akan tangani dulu untuk yang tanggul-tanggul jebol di Tunggulsari,” ujar Urip.

Dalam penanganan jangka pendek tersebut, pemerintah akan membangun tanggul darurat sepanjang total 450 meter di empat titik rawan. Sementara untuk jangka menengah, perbaikan akan diperluas hingga sepanjang 2 kilometer yang mencakup wilayah Desa Tunggulsari, Jepat Kidul, hingga Margomulyo.

“Pak Bupati menyampaikan 450 meter (tanggul), kita coba tangani sesegera mungkin. Baru nanti jangka panjangnya itu yang ada di Desa Jepat Kidul sampai Margomulyo,” bebernya.

Pemprov Jateng juga menyiapkan pembahasan khusus bersama Pemkab Pati untuk merumuskan solusi permanen agar banjir rob tidak lagi menjadi ancaman tahunan bagi warga pesisir Tayu.

“Nah, jangka panjang ini nanti akan kita rapatkan. Itu jangka panjangnya kita apakan agar ini tidak menjadi bencana tahunan,” katanya.

Langkah cepat pemerintah tersebut diharapkan mampu menahan laju air laut yang terus menggenangi permukiman, sekaligus memberi kepastian bagi warga yang selama ini hidup di bawah ancaman rob berkepanjangan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini