PATI – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan 150 tangki air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari air minum, memasak, hingga keperluan rumah tangga sehari-hari.
Marwan mengatakan, kekeringan telah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang mengandalkan sumur sebagai sumber air bersih. Banyak sumur warga mengering sehingga mereka kesulitan mendapatkan pasokan air.
“Kekeringan ini telah berdampak serius pada kehidupan sehari-hari warga di Dapil Jateng III. Banyak sumur warga yang sudah mengering, dan mereka kesulitan mendapatkan air untuk memasak serta minum. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi masa-masa sulit ini,” ujarnya.
Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi itu menegaskan, penyaluran bantuan akan dipantau secara berkala. Koordinasi dengan tim lapangan dan tokoh masyarakat setempat juga dilakukan agar bantuan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
Menurut Marwan, distribusi air menggunakan truk tangki hanya menjadi solusi darurat. Untuk mengatasi persoalan kekeringan secara berkelanjutan, diperlukan pembangunan infrastruktur air bersih yang memadai.
“Bantuan tangki air ini adalah solusi jangka pendek yang sifatnya darurat. Sedangkan untuk jangka panjangnya, kita harus mendorong pembangunan infrastruktur air bersih yang lebih permanen, seperti perluasan jaringan pipa PDAM, pembuatan sumur bor dalam, serta optimalisasi embung-embung desa agar krisis ini tidak terus berulang setiap tahun,” tegasnya.
Ia menilai, ketersediaan air bersih harus menjadi bagian dari pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat. Karena itu, perluasan jaringan perpipaan, pembangunan sumur bor, dan optimalisasi embung desa perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Sementara itu, Koordinator Relawan Kabupaten Pati, Sutrisno, mengatakan bantuan air bersih tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan parah, terutama di Pati bagian selatan.
“Paling tidak ada 10 kecamatan di Pati Selatan. Dari mulai Pucakwangi, Jaken, Jakenan, Winong, Gabus, Tambakromo, Kayen, Sukolilo,” katanya.
Sutrisno menjelaskan, penyaluran 150 tangki air bersih dilakukan secara bertahap sejak Jumat (16/10). Distribusi disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kemampuan armada pengangkut air.
“Penyaluran bertahap. Sehari 13 tangki. Karena keterbatasan angkutan sehingga mobilitas terbatas dan antre air juga,” pungkasnya.

































