Beranda Olahraga Persipa Pati Genjot Fisik Lewat Lari 10 Km, Salahudin Bidik Kondisi Pemain...

Persipa Pati Genjot Fisik Lewat Lari 10 Km, Salahudin Bidik Kondisi Pemain 90 Persen

0
0 0
Read Time2 Minute, 23 Second

PATI – Persipa Pati terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Liga Nusantara 2026/2027. Salah satu fokus utama Laskar Saridin saat ini adalah meningkatkan kebugaran pemain agar mampu menjalankan strategi permainan dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.

Untuk menggenjot kondisi fisik, Persipa menggelar latihan cross country dengan menempuh jarak 10 kilometer pada Sabtu (10/10/2026). Para pemain berlari dari depan SMPN 1 Tlogowungu menuju kawasan Waduk Gunung Rowo, setelah terlebih dahulu menyelesaikan satu putaran di area waduk.

Rute yang didominasi tanjakan dari garis start hingga finis menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain. Latihan tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tahan fisik sekaligus menunjang filosofi permainan yang diusung pelatih kepala Persipa, Salahudin.

Salahudin mengatakan, kondisi fisik para pemain saat ini diperkirakan baru mencapai 65 persen. Melalui program latihan yang intensif, ia berharap kebugaran skuadnya terus meningkat hingga mencapai 85–90 persen saat kompetisi dimulai.

“Kemarin kita sudah menggelar program lari 10 km. Ini adalah sesuai dengan filosofi kita speed and power dan taktik kita high pressure. Mudah-mudahan dari latihan ini, kondisi pemain yang sudah 65 persen, bisa meningkat lagi. Harapannya, di hari-H nanti, bisa mencapai 85–90 persen,” kata Salahudin, Minggu (11/10/2026).

Menurut Salahudin, hasil latihan menunjukkan perkembangan yang beragam. Sejumlah pemain sudah mampu memenuhi target yang ditetapkan tim pelatih, sementara sebagian lainnya masih perlu meningkatkan kemampuan fisiknya.

Meski demikian, ia melihat semangat para pemain untuk mengejar target tersebut. Hal itu menjadi modal penting bagi Persipa dalam menjalani sisa waktu persiapan sebelum kompetisi dimulai.

“Tapi kita lihat, ada semangat dari mereka untuk memaksakan diri mengejar yang kita targetkan,” imbuhnya.

Mantan pelatih PS Barito Putera, Persijap Jepara, dan Persis Solo itu menegaskan, peningkatan fisik akan terus menjadi perhatian tim pelatih. Program latihan tambahan, termasuk lari jarak jauh, masih mungkin diberikan apabila kondisi pemain dinilai belum memadai untuk menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi selama 2 x 45 menit.

“Kalau kita lihat pemain masih dinilai kurang di 2 x 45 menit dengan intensitas tinggi, kita juga bisa saja lakukan program ini lagi,” ujarnya.

Selain menggenjot kebugaran, Persipa juga menyiapkan sejumlah pertandingan uji coba untuk mengukur perkembangan tim. Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar tiga pekan, Salahudin menargetkan anak asuhnya menjalani dua hingga tiga kali laga uji coba.

Ia menilai, pertandingan melawan tim dengan level kekuatan yang sepadan penting untuk mengukur kesiapan skuad sekaligus mengevaluasi penerapan taktik di lapangan.

Dalam waktu dekat, Persipa mendapat tawaran untuk melakoni laga uji coba melawan PPSM Magelang di Magelang pada akhir pekan depan.

“Setidaknya ada dua hingga tiga kali laga uji coba. Termasuk kita butuh lawan dengan tim yang selevel. Terdekat, ada ajakan pada akhir pekan depan, direncanakan laga uji coba melawan PPSM Magelang di Magelang,” pungkasnya.

Pada Liga Nusantara 2026/2027, Persipa Pati akan bersaing di Grup B atau Grup Tengah. Laskar Saridin tergabung bersama Putra Sang Fajar FC (Blitar), Persika Karanganyar, Persibo Bojonegoro, Persiba Bantul, Persibangga Purbalingga, Persinga Ngawi, dan Gresik United FC.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini