PATI – Persipa Pati mulai memanaskan mesin untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/27. Laskar Saridin membuka persiapan dengan menggelar seleksi pemain muda kelahiran 2004, 2005, dan 2006.
Seleksi digelar selama tiga hari, Minggu-Selasa (20-22/9/2026), di kompleks Gelora Soekarno, Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Pati. Pada hari pertama, Minggu (20/9/2026) sore, proses seleksi dipimpin langsung Head Coach Persipa, Salahudin.
Sekitar 40 pemain muda ambil bagian dalam seleksi tersebut. Mereka tidak hanya berasal dari Pati, tetapi juga datang dari sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bandung, Tangerang Selatan, Bekasi, Kudus, Semarang hingga Jember.
Dua pemain yang musim 2025/26 lalu memperkuat Persipa, Fajar Ananta dan Habib Afzalur Rohman, juga terlihat mengikuti proses seleksi.
CEO Persipa Pati, Rafi Rizqullah Arifin, mengatakan seleksi dilakukan untuk menjaring pemain muda potensial yang sesuai dengan regulasi kompetisi.
“Hari ini ada sekitar 40 pemain muda yang mengikuti seleksi. Terima kasih untuk antusiasmenya karena datang tidak hanya dari Pati, juga ada yang dari Jakarta, Bandung, Tangsel, Bekasi, Kudus, Semarang hingga Jember. Tujuan kita pada seleksi ini adalah untuk mencari pemain muda potensial yang sesuai dengan regulasi yakni kelahiran tahun 2004-2006,” kata Rafi, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, seleksi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pemain muda asal Pati untuk mendapatkan tempat di skuad Persipa pada musim mendatang. Berdasarkan regulasi, setiap peserta Liga Nusantara 2026/27 diwajibkan memiliki minimal 15 pemain dari kelompok usia tersebut.
Sementara untuk latihan perdana tim utama, Rafi mengatakan manajemen masih menunggu program yang disiapkan oleh pelatih kepala.
“Untuk latihan perdana, kita masih menunggu informasi dari pelatih kepala yang sudah menyiapkan program-program latihannya,” ujarnya.
Persiapan Persipa musim ini juga dihadapkan pada persoalan kandang. Rafi mengakui Laskar Saridin harus menjadi tim musafir karena belum dapat menggunakan Stadion Joyokusumo sebagai venue pertandingan kandang.
“Kita tentu menyayangkan tidak bisa berlaga di Stadion Joyokusumo pada laga home nanti. Padahal ini bisa menjadi hiburan bagi suporter dan masyarakat Pati, selain juga menambah semangat pemain yang berlaga,” ucapnya.
Manajemen Persipa kini tengah mencari alternatif home base. Rafi menyebut pihaknya berupaya mencari stadion yang berada di wilayah eks-Karesidenan Pati.
“Terkait home base ini, manajemen sedang memikirkan solusinya sesegera mungkin. Kita akan coba cari home base di sekitar eks-Karesidenan Pati. Mohon doa restu dan dukungannya suporter dan masyarakat Kabupaten Pati. Mari kita saling support, saling menghidupi untuk memajukan sepak bola di Pati,” pungkasnya.
Persipa masih memiliki waktu sekitar enam pekan untuk mematangkan persiapan sebelum kompetisi bergulir. Liga Nusantara 2026/27 dijadwalkan berlangsung mulai 30 Oktober 2026 hingga 6 Februari 2027.
Pada musim tersebut, Persipa Pati tergabung di Grup B. Laskar Saridin akan bersaing dengan Putra Sang Fajar FC (Blitar), Persika Karanganyar, Persibo Bojonegoro, Persiba Bantul, Persibangga Purbalingga, Persinga Ngawi dan Gresik United FC.







































