PATI – Transformasi digital di lingkungan pemerintahan terus didorong untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kinerja aparatur. Salah satunya melalui peluncuran SIPEKA (Sistem Pelaporan Kinerja Harian Pegawai) yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati, Senin (2/11/2026).
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati. SIPEKA diharapkan mampu mempermudah pelaporan aktivitas harian pegawai sekaligus meningkatkan kedisiplinan dan transparansi kinerja di lingkungan Bawaslu.
Peluncuran SIPEKA merupakan bagian dari aksi perubahan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang digagas Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pati, Ahmada Mangku Negara.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Diskominfo Kabupaten Pati Sugiono, Ketua Bawaslu Kabupaten Pati Supriyanto, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pati Ahmada Mangku Negara.
Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Sugiono, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan kinerja pegawai merupakan langkah penting untuk mewujudkan birokrasi yang lebih modern. Menurutnya, digitalisasi dapat membuat tata kelola organisasi berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan kinerja pegawai merupakan langkah penting untuk mendukung transformasi digital birokrasi. Kami dari Dinas Kominfo Kabupaten Pati tentu mendukung inovasi SIPEKA ini agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikembangkan secara berkelanjutan,” ungkap Sugiono.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto, mengatakan SIPEKA menjadi salah satu inovasi untuk meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, dan tanggung jawab pegawai dalam menjalankan tugas.
Ia berharap sistem tersebut tidak sekadar menjadi sarana pelaporan aktivitas harian, tetapi juga mampu membangun budaya kerja yang lebih tertib dan terukur.
“SIPEKA diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelaporan aktivitas harian pegawai, tetapi juga menjadi instrumen untuk membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan sistem yang terintegrasi secara digital, pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan dapat dipantau serta dievaluasi secara lebih efektif,” jelas Supriyanto.
Penggagas SIPEKA, Ahmada Mangku Negara, menjelaskan bahwa sistem tersebut dirancang untuk mempermudah pegawai dalam mendokumentasikan pekerjaan sehari-hari. Melalui mekanisme pelaporan digital, aktivitas pegawai dapat tercatat secara sistematis sehingga memudahkan proses pemantauan, evaluasi, hingga pengukuran capaian kinerja.
“SIPEKA merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan administrasi dan kinerja pegawai. Melalui sistem ini, kami ingin membangun mekanisme pelaporan yang lebih praktis, efektif, dan terukur. Harapannya, SIPEKA dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pati,” ujar Ahmada.
Dengan diluncurkannya SIPEKA, Bawaslu Kabupaten Pati berharap pengelolaan administrasi dan kinerja pegawai semakin efektif dan efisien. Dukungan Diskominfo juga diharapkan dapat memperkuat pengembangan sistem tersebut agar bisa diterapkan secara berkelanjutan.
Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola kelembagaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi serta meningkatkan profesionalitas aparatur dalam memberikan pelayanan publik.




































