Beranda Berita Pati Pemkab Pati Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Libatkan Seluruh Ormas Keagamaan dalam Dialog...

Pemkab Pati Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Libatkan Seluruh Ormas Keagamaan dalam Dialog Kebangsaan

0
0 0
Read Time1 Minute, 28 Second

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar dialog kerukunan antarumat beragama di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Indahnya Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Bingkai Kebhinekaan” itu diikuti berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan sebagai upaya memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas daerah, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Pati.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati, Niken Tri Meiningrum, mengatakan peserta dialog berasal dari berbagai unsur keagamaan, termasuk para penganut aliran kepercayaan yang ada di Kabupaten Pati.

“Ini semua kita undang ormas-ormas keagamaan baik Islam, kristen, Katolik ada Hindu dan disini ada penganut kepercayaan juga kita undang,” ujar Niken ditemui di lokasi.

Menurutnya, dialog tersebut menjadi wadah untuk membangun persepsi yang sama sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Kesepahaman tersebut diharapkan dapat menjadi modal sosial dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

“Dengan tujuan bahwa yakni kita menyampaikan persepsi komitmen bersama agar semuanya mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Pati,” ucapnya.

Niken berharap melalui forum dialog tersebut tidak muncul lagi perbedaan yang berpotensi memicu konflik, baik antarpemeluk agama maupun di internal masing-masing agama. Menurutnya, menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan Kabupaten Pati yang aman, tenteram, dan sejahtera.

“Kita harapkan tidak ada perbedaan-perbedaan apalagi mungkin perbedaan karena agama, antar agama apapun mungkin di interen di agama itu masing-masing, kita harapkan semuanya bersama-sama untuk Kabupaten Pati semakin aman, tentram, kondusif dan sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati, Ahmad Manhajussidad Shonhaji, menilai dialog menjadi sarana penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap potensi kesalahpahaman, baik di internal maupun antarumat beragama, perlu diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka.

“Karena dengan dialog banyak hal yang kita bisa selesai, itulah kerukunan bisa kita capai,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini