Beranda Berita Pendidikan Mahasiswi STAI Pati Raih Juara 1 Lomba Esai Internasional

Mahasiswi STAI Pati Raih Juara 1 Lomba Esai Internasional

0
0 0
Read Time2 Minute, 50 Second

PATI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati. Ni’matun Nahdhiyah, mahasiswi semester V Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), berhasil meraih juara pertama lomba esai tingkat internasional dalam ajang International Science Sufi Olympiad (ISSO) 2026.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tasawuf dan Psikoterapi UIN Sunan Kudus. Ni’matun berhasil menyisihkan peserta lainnya melalui gagasan yang dinilai matang, mendalam, serta mengandung nilai intelektual dan spiritual.

Ni’matun mengatakan, keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut berawal dari keinginannya untuk mengasah kemampuan menulis sekaligus menyampaikan gagasan.

“Saya tertarik mengikuti lomba esai ini karena saya ingin mencoba sekaligus mengasah kemampuan menulis dan menyampaikan gagasan,” ujarnya.

Menurutnya, proses mengikuti kompetisi tersebut tidak mudah. Ia sempat merasa ragu terhadap kualitas tulisan yang dibuat. Namun, keraguan itu justru menjadi bagian penting dalam proses belajar hingga akhirnya mampu meraih juara.

“Prosesnya sangat menantang sekali dan sempat ada keraguan karena takut tulisan yang saya buat belum cukup baik. Namun, justru dari proses tersebut saya belajar bahwa menulis bukan hanya tentang memilih kata-kata yang indah, tetapi juga tentang bagaimana sebuah gagasan memiliki alasan, arah, dan nilai yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Ni’matun berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan kemampuan. Ia juga ingin lebih percaya diri dan berani mengikuti berbagai kompetisi lainnya.

“Saya berharap ke depannya bisa lebih percaya diri dalam menulis, terus mengembangkan kemampuan, dan berani mengikuti lebih banyak kompetisi. Bagi saya, menang adalah bonus, tetapi pengalaman dan proses belajar adalah hal yang paling berharga,” tegasnya.

Penyerahan penghargaan bagi para pemenang ISSO 2026 rencananya dilakukan secara langsung dalam acara Festival Sufi pada 24 September 2026.

Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian festival yang mengusung semangat integrasi keilmuan, spiritualitas, dan seni Islam. Momen tersebut diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi terhadap prestasi akademik dan spiritual sekaligus menginspirasi mahasiswa lainnya.

Kepala Program Studi (Kaprodi) PGMI STAI Pati, Heny Kusmawati, mengaku bangga atas keberhasilan Ni’matun. Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari pendampingan dan dukungan yang diberikan Program Studi PGMI selama proses persiapan hingga perlombaan.

“Kami dari Prodi PGMI sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih Ni’matun. Selama proses persiapan hingga perlombaan, kami terus mendampingi dan memberikan dukungan dalam bentuk apa pun, baik moril, akademik, maupun motivasi. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa PGMI memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar Heny.

Ia berharap pencapaian tersebut semakin meningkatkan minat masyarakat terhadap Prodi PGMI dan menjadikannya salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan diri di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah.

“Kami juga berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang berimbang, sesuai dengan visi keislaman dan keilmuan kami,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III STAI Pati, Indar Wahyuni, menyatakan kebanggaannya atas capaian Ni’matun yang dinilai telah mengharumkan nama STAI Pati di tingkat internasional.

“Kami merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Ni’matun. Semoga ini menjadi motivasi bagi prodi lain dan seluruh mahasiswa STAI Pati untuk terus mengembangkan talenta yang dimiliki masing-masing. Kami berharap prestasi ini akan bertambah dan semakin banyak mahasiswa yang berani berkompetisi di tingkat internasional,” ujarnya.

Kemenangan Ni’matun diharapkan menjadi pemicu semangat akademik di lingkungan STAI Pati. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa perguruan tinggi di daerah mampu bersaing dan menyumbangkan gagasan di tingkat internasional.

Penyerahan penghargaan bagi para pemenang ISSO 2026 akan menjadi salah satu bagian dalam rangkaian Festival Sufi yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini