Home Berita Pati Jelang Iduladha, Sapi Limosin dan Simmental Masih Jadi Primadona untuk Kurban

Jelang Iduladha, Sapi Limosin dan Simmental Masih Jadi Primadona untuk Kurban

0
0-4064x3074-0-0#
0 0
Read Time1 Minute, 33 Second

PATI – Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan hewan kurban di Kabupaten Pati meningkat tajam. Peternak sapi pun kebanjiran pembeli, terutama untuk sapi jenis limosin dan simmental yang paling banyak diminati masyarakat.

Pemilik Amira Farm di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Ahmad Hyro Fachrus mengatakan, harga sapi kurban tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Untuk sapi ukuran standar, harga kini mencapai Rp23 juta per ekor, dari sebelumnya sekitar Rp21 juta.

“Naik sekitar Rp2 hingga Rp3 juta per ekor. Kalau ukuran yang di atas 400 kilogram dijual timbang. Itu juga naik Rp3 ribu per kilogramnya,” ucapnya.

Menurut Hyro, meski harga mengalami kenaikan, minat masyarakat untuk membeli sapi kurban masih cukup tinggi. Pembeli tidak hanya berasal dari Kabupaten Pati, tetapi juga dari sejumlah daerah lain seperti Semarang, Grobogan, dan Kudus.

Ia menyebut, sapi jenis limosin dan simmental menjadi favorit karena memiliki ukuran tubuh besar serta menghasilkan daging lebih banyak dibanding jenis lainnya.

“Kalau yang paling banyak diminati jenis limosin dan simmental kebetulan karena ukurannya besar dan dagingnya banyak,” imbuh dia.

Selain sapi, Amira Farm juga menyediakan domba untuk kebutuhan kurban. Namun, penjualan domba tahun ini justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Hyro mengaku, hingga saat ini penjualan domba baru mencapai puluhan ekor.

“Untuk domba jantan harganya Rp75 ribu per kilogram sementara betina Rp65 ribu. Jualnya sistem timbang hidup. Pembeli tinggal datang, memilih lalu dikalikan harganya,” tambah dia.

Untuk menarik minat pembeli, Amira Farm juga menyediakan layanan antar hewan kurban secara gratis. Fasilitas tersebut dinilai memudahkan pelanggan yang kesulitan mencari kendaraan pengangkut hewan.

“Mau diantarkan kapan kami juga siap,” imbuh dia.

Hyro memastikan seluruh hewan ternak yang dijual dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban. Ia mengaku rutin melakukan pemantauan kesehatan ternak bersama dokter hewan spesialis.

“Kesehatan bagi hewan ternak nomor satu bagi kami. Kalau ada kendala kesehatan langsung diatasi kebetulan kami ada dokter spesialis dari Bandung. Jadi untuk kurban dipastikan aman,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

test