Beranda Berita Warta Jepara Terima Kunjungan, Pj Bupati Ajak Sekjen MK Lihat Kamar Pingit Kartini

Terima Kunjungan, Pj Bupati Ajak Sekjen MK Lihat Kamar Pingit Kartini

0
0 0
Read Time1 Minute, 23 Second

WARTAJEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta menerima kunjungan Sekretaris Jendral Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia M. Guntur Hamzah, Minggu (24/7/2022). Rombongan Sekjen MK ini diterima oleh Pj Bupati di Peringgitan Pendapa Kartini Jepara. Turut bersama rombongan ini Wakil Rektor Untag Semarang Retno Mawarni.

Setelah berbincang di di Peringgitan, Edy Supriyanta mengajak rombongan Sekjen MK ini berkeliling Pendapa Kartini. Termasuk ke ruang pingit serta tempat RA. Kartini mengajar dulu. Edy juga mengajak rombongan melihat sumur dan kamar-kamar yang digunakan oleh para abdi dalem saat Kartini masih tinggal di Jepara.

Guntur mengungkapkan jika kedatangannya ke Jepara untuk membuka kerjasama antara MK dengan Pemkab Jepara. Kerjasama ini yakni dalam rangka meningkatkan kesadaran berkonstitusi di masyarakat.

“Kita ini kan tidak punya cabang didaerah sebagaimana lembaga negara yang lain seperti Mahkamah Agung yang didaerah punya Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi. Sehingga kita membuka kerjasama dengan Pemkab,” kata Guntur.

Selain membuka peluang kerjasama dengan pemerintah daerah, upaya meningkatkan kesadaran berkonstitusi ini, lanjut Hamzah, MK juga melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi.

“MK merupakan lembaga yang punya kewenangan sangat strategis,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya pertama kali ke Jepara ini, Guntur mengaku sangat terkesan dengan Jepara. Diantaranya terkait dengan  kebersihan dan kerapian kotanya. Selain itu juga banyak kegiatan yang ikonik. 

“Hal ini penting agar menarik semakin banyak orang untuk datang ke Jepara sehingga berkorelasi meningkatkan ekonomi Jepara,” jelas pria kelahiran Makasar ini.

Sementara itu, Pj Bupati Edy Supriyanta mengungkapkan jika Jepara memiliki sejarah yang panjang dengan melahirkan sejumlah tokoh perempuan terkenal. Diantaranya RA. Kartini dan Kalinyamat. “Jika Kartini sudah menjadi pahlawan nasional, maka saat ini kita juga sedang melakukan upaya agar Ratu Kalinyamat juga bisa ditetapkan menjadi pahlawan nasional,” ungkap Edy. (Jambrong)

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakKisah Cleaning Service Transjateng Diangkat Pramujasa dan Bisa Biayai Kuliahnya
Artikulli tjetërGanjar: SMKN Jateng Bentuk Investasi SDM untuk Penanggulangan Kemiskinan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini