Beranda Berita Tahap Awal Reboisasi, Plt Bupati Pimpin Penanaman 5000 Pohon

Tahap Awal Reboisasi, Plt Bupati Pimpin Penanaman 5000 Pohon

0
Berita jepara plt jepara dian kristiandi
0 0
Read Time1 Minute, 48 Second

Wartapati.com JEPARA- Sebanyak 5000 pohon ditanam di kawasan hutan lindung yang dikelola oleh Perhutani KPH Pati di Blok Paluombo Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk reboisasi wilayah kawasan yang dulu pernah terjadi kebakaran hutan pada 2006 silam. 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi yang memimpin penanaman ribuan pohon itu mengaku Akibat kebakaran hutan menjadikan kawasan itu menjadi gundul. Olehnya itu, reboisasi ini dilakukan untuk menjaga ekosistem serta menjaga kelestarian lingkungan,

“Tahap pertama reboisasi di blok Paluombo ada sekitar 5 ribu pohon yang kita tanam, dan ke depan, akan dilakukan secara bertahap, dan harapan kita semoga kawasan ini bisa kembali hijau.”Ungkap Dian disela-sela penanaman pohon, Kamis (27/2/2020). 
silahkan lihat juga vidio di bawah ini

Dian mengatakan,  Pemkab dan Perhutani menggandeng sejumlah pihak swasta untuk kegiatan reboisasi ini.

“Kita libatkan instansi pemerintah dan non pemerintah dalam melakukan upaya penghijauan kembali kawasan ini, nanti secara bertahap akan terus dilakukan,”Katanya. 

Andi berharap agar masyarakat juga ikut andil dalam menjaga tanaman yang di tanam tersebut, sebab percuma apabila menanam pohon tapi dikemudian hari tidak ada pohon yang tumbuh, dan Masyarakat, diharapkan juga tidak terlalu jauh merambah kawasan hutan untuk lahan pertanian.

“Masyarakat boleh menggunakan untuk lahan pertanian, tetapi tidak boleh terlalu jauh, sebab habitat hewan-hewan bisa tergangggu,”jelasnya.

Saat ini, lanjut Andi, di kawasan sekitar Desa Tempur, setidaknya masih terdapat 150 hektar lahan kritis yang perlu penanganan. Untuk itu, ia mengajak kepada semua pihak, baik instansi pemerintah maupun lainnya untuk ikut membangun kembali lahan-lahan gundul sehingga menjadi hijau.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelepasliaran burung ke alam. Pelepasliaran ini menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan satwa di kawasan hutan itu. Selain burung, satwa lain yang terancam punah yakni macan tutul jawa yang juga memiliki habitat di kawasan tersebut.

“Sebetulnya banyak hewan yang dilindungi menggantungkan kehidupannya di hutan ini, Untuk itu harus kita jaga, Jangan sampai anak-cucu kita nanti tidak bisa lagi menemukan berbagai satwa tersebut,”Tandasnya. 

Kontributor : Jambrong
Editor : Wisnu


Lihat juga vidio penyerahan SK CPNS Pemkab Jepara
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakDapat Izin dari Orang Tua, Usia dibawah 18 Tahun Boleh Bekerja
Artikulli tjetërManfaatkan Teknologi Komunikasi, Lapas Pati Fasilitasi Video Call Bagi Warga Binaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini