KKN UNISNU Diminta Ikut Mengedukasi Masyarakat Soal Covid

    11
    0
    Read Time2 Minute, 6 Second

    wartapati.comJEPARA Mahasiswa UNISNU Jepara yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan ikut membantu pemerintah mengedukasi masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19. Hal ini sejalan dengan tema KKN UNISNU angkatan ke –IX tahun 2020 yakni Pecegahan dan Penanggulangan Covid-19 Berbasis Karya Inovasi Mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi saat kegiatan Penerjunan Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Angkatan IX Tahun Akademik 2029-2020 Periode II secara daring di kampus UNISNU Jepara, Senin 27/7/2020).

    “Peserta KKN jangan segan untuk menularkan pembaharuan serta berbagai ide kreatif kepada masyarakat dalam rangka pembangunan daerah. Khususnya dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di desanya masing-masing,” ujar Bupati Andi.

    Bupati menambahkan, peserta KKN harus menjadi penyambung lidah ke masyarakat terkait kebijakan-kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah untuk menangani pandemi inidi Jepara. Pertama terkait dengan banyaknya kasus postif Covid-19 di Jepara. Boleh jadi, lanjut Andi, banyak yang menilai Jepara gagal menangani karena peningkatan tersebut.

    “Namun saya menilai banyaknya temuan kasus adalah sebuah keberhasilan yang optimal dari upaya 3T, yakni tes, tracing dan treatmen yang dilakukan secara massif,” jelas Andi.

    Kedua terkait dengan refocusing APBD untuk penanganan Covid-19. Menurut Andi, refocusing anggaran sebesar Rp.203 milyar terbagi atas empat pos belanja, masing-masing bidang kesehatan, penyediaan bantuan jaring pengaman sosial (JPS), pemulihan dampak ekonomi dan belanja tak terduga. “Dari keempat pos itu, JPS bagi warga yang terdampak mendapat porsi terbesar mencapai 138,5 milyar,” imbuhnya.

    Lebih lanjut Andi mengungkapkan jika penanganan Covid-19 menjadi tanggungjawab bersama. Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak, baik pemerintah, swasta hingga perguruan tinggi untuk mengurai berbagai permasalahan warga yang terdampak.

    “Tetap terapkan protokol kesehatan serta mari bergotong royong saling membantu, bahu-membahu mengatasi hantaman pandemi ini,” ujar Andi.

    Dalama kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sumbangsih dan kontribusi yang diberikan oleh UNISNU Jepara dalam pembangunan manusia di Jepara. “Mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah tentu memberikan kontribusi terhadap pembangunan di wilayahnya masing-masing,” tandasnya.

    Sementara itu, Rektor UNISNU Jepara Sa’dullah Assaidi mengatakan, KKN kali ini diikuti oleh 573 mahasiswa dari berbagai jurusan. KKN kali ini dilakukan dengan metode daring dan melakukan pengabdian di desanya masing-masing. Tercatat ada tujuh kabupaten/kota asal peserta KKN. Masing-masing yakni Jepara, Kudus, Pati, Demak, Semarang, Brebes dan Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.

    Turut mengikuti dalam kegiatan seremonial penerjunan KKN ini, Staf Khusus Menteri Bidang Regulasi, Mitra Luar Negeri dan Mitra Perguruan Tinggi Kemendes RI Dodik Pranata Wijaya, Direktur Kesiapsiagaan BNPB Eny Supartini dan civitas akademika UNISNU Jepara./jambrong

    0 0
    Happy
    Happy
    0 %
    Sad
    Sad
    0 %
    Excited
    Excited
    0 %
    Sleppy
    Sleppy
    0 %
    Angry
    Angry
    0 %
    Surprise
    Surprise
    0 %

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here