PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan. Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 14 paket pekerjaan perbaikan jalan telah memasuki tahap pelaksanaan, termasuk penanganan ruas jalan di depan Terminal Kembang Joyo yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan 14 paket pekerjaan tersebut merupakan bagian dari perbaikan jalan tahap pertama yang telah berkontrak.
“Yang sudah berkontrak 14 paket. Jalan Munadi ikut tahap 1,” katanya.
Ia menjelaskan, total panjang jalan yang diperbaiki pada tahap pertama mencapai sekitar 28 kilometer. Sejumlah ruas yang ditangani meliputi Jalan Guyangan–Runting, ruas di kawasan eks Kantor Kawedanan Kayen atau sebelah barat RSUD Kayen, Jalan Prawoto–batas Kudus, Boloagung–Trimulyo, Jalan H. Munadi di depan Terminal Kembang Joyo, serta ruas Guyangan–Juwana.
“Yang 14 paket tahap 1 tersebut penanganan perbaikan jalan kurang lebih 28 kilometer,” terangnya.
Setelah tahap pertama berjalan, DPUPR Kabupaten Pati akan melanjutkan perbaikan jalan tahap kedua. Sebanyak 12 paket pekerjaan dijadwalkan mulai berkontrak pada pekan depan dan ditargetkan rampung pada Oktober hingga November 2026.
“Rencana minggu depan berkontrak 12 paket lagi. Oktober sampai November,” pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan pendataan Pemkab Pati, total jalan rusak di Kabupaten Pati mencapai sekitar 250 kilometer. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan perbaikan sekitar 80 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Pati mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2026. Perbaikan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.







































