Wartapati.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati tetap berjalan selama bulan Ramadan. Meski siswa menjalankan ibadah puasa, distribusi MBG ke sekolah-sekolah tidak dihentikan.
Chandra yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG menjelaskan, penyesuaian dilakukan pada jenis makanan yang dibagikan. Jika pada hari biasa siswa menerima menu siap santap, selama Ramadan paket yang diberikan berupa makanan kering.
”Tatap dibagikan saat Ramadan. Pembagiannya tadi informasi dari teman-teman MBG makanan kering. Cuman tetap setiap hari dibagikan ke sekolah-sekolah,” ujar Chandra.
Menu yang disiapkan antara lain roti dan susu UHT. Paket tersebut dimaksudkan agar bisa dikonsumsi siswa saat waktu berbuka puasa.
Dari sisi waktu, pembagian tidak mengalami perubahan. MBG tetap didistribusikan menjelang adzan dzuhur, sekitar pukul 12.00 WIB.
”Biasanya menjelang dzuhur ya mereka bagikan,” lanjut dia.
Menurut Chandra, kebijakan ini diambil untuk memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meskipun sedang berpuasa. Dengan menu kering, siswa dapat menyimpan makanan dan mengonsumsinya saat berbuka.
Saat ini, puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati telah beroperasi dan melayani belasan ribu siswa di 21 kecamatan. Namun, satu SPPG yakni SPPG Margorejo atau SPPG Rondole masih belum kembali beroperasi.
Penutupan sementara itu menyusul dugaan kasus keracunan yang menimpa puluhan siswa SMKN 4 Pati beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah masih menunggu hasil uji laboratorium serta instruksi lanjutan sebelum membuka kembali layanan tersebut.
”(Hasil laboratorium) belum, belum dapat kita. Belum dapat laporan. (Kondiasi saat ini) belum dibuka. Masih tutup nunggu hasil lab nanti,” ucapnya.











































