Beranda Berita Pati BAZNAS Dinilai Strategis Dalam Pengentasan Kemiskinan

BAZNAS Dinilai Strategis Dalam Pengentasan Kemiskinan

0
0 0
[the_ad_group id="2190"]
Read Time1 Minute, 49 Second

Wartapati.com  — Wakil BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Solahudin, menegaskan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga resmi yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk mengelola zakat secara profesional dan akuntabel.

Menurutnya, keberadaan BAZNAS sangat relevan di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam serta memiliki tradisi gotong royong yang kuat.

“BAZNAS menjadi kelembagaan penting yang mampu membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan, terutama di tengah keterbatasan anggaran,” ujarnya.

[the_ad_group id="3651"]

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran pemerintah daerah menjadi salah satu kendala dalam menjalankan program kesejahteraan masyarakat. Namun, kehadiran BAZNAS dinilai dapat menjadi solusi alternatif, khususnya dalam penyaluran bantuan kepada mustahik (asnaf).

‎“Selama menyangkut asnaf dan dananya tersedia, maka bisa segera dilakukan melalui BAZNAS,” tambahnya.

Solahudin juga mendorong agar pemerintah daerah melibatkan BAZNAS dalam setiap proses penyusunan kebijakan, sehingga program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih optimal dan terintegrasi.

‎“Sinkronisasi program sangat penting agar upaya pengentasan kemiskinan bisa lebih efektif,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa sebagai lembaga publik, seluruh aktivitas BAZNAS harus dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, BAZNAS juga harus bekerja sesuai regulasi, tidak berdasarkan kepentingan pribadi, serta tetap berpegang pada prinsip syariah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS yang selama ini dinilai telah berkontribusi besar, terutama dalam penanganan bencana seperti halnya banjir.

“BAZNAS sangat membantu dalam kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana,” ungkapnya.

Ia juga menitipkan harapan agar kepengurusan BAZNAS Pati yang baru dapat terus meningkatkan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, program-program yang tidak dapat diakomodasi melalui anggaran OPD dapat disinergikan dengan BAZNAS.

Koordinasi menjadi kunci. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan masyarakat bisa tetap terpenuhi,” ujarnya.

Risma juga berpesan agar BAZNAS tetap bekerja sesuai aturan yang berlaku dan tidak menjalankan program di luar regulasi. Ia optimistis, dengan kepemimpinan baru, BAZNAS Pati dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

‎Sejumlah nama dilantik sebagai pimpinan BAZNAS Pati. Yakni, KH Minanurrochman ditetapkan sebagai Ketua Baznas Pati. Ia akan didampingi empat wakil ketua, yakni Nur Faqih (Wakil Ketua I), Moh. In’am Muhlisin (Wakil Ketua II), Lintal Muna (Wakil Ketua III), dan Muhammad Ni’am Sutaman (Wakil Ketua IV).

Dengan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pati dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini