Beranda Berita Ziarah ke Makam Leluhur Jepara, Ini Doa Khusus Plt Bupati Jepara

Ziarah ke Makam Leluhur Jepara, Ini Doa Khusus Plt Bupati Jepara

0
berita jepara hut Jepara ke-471 Ziarah ke Makam Leluhur Jepara
0 0
Read Time1 Minute, 54 Second

Wartapati.com Jepara – Rangkaian peringatan hari jadi Jepara ke-471 tahun ini digelar secara sederhana dan dalam suasana keprihatinan. Berlangsung di tengah pandemi virus korona, hanya digelar prosesi inti dengan menghapus seluruh acara hiburan dan keramaian. Prosesi yang masih tersisa pun hanya diikuti kalangan terbatas. Karena protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 memang diatur untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengakibatkan kerumunan atau pengumpulan massa.

Plt Jepara Dian Kristiandi bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jepara melakukan ziarah ke makam leluhur Jepara, Rabu (8/4/2020). Ziarah yang menjadi rangkaian kegiatan rutin dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Jepara tahun ini dilakukan secara terbatas. Hal ini seiring dengan wabah virus korona (Covid-19) yang melanda dunia.

Selama berziarah tersebut, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi selalu mendoakan agar para leluhur Jepara ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selain itu agar yang melanjutkan perjuangannya diberikan kemudahan. “Semua yang kita ziarahi tadi merupakan tokoh dan leluhur Jepara yang tentu kita doakan mendapatkan tempat terbaik disi-Nya,” kata Andi.

berita jepara hut Jepara ke-471 Ziarah ke Makam Leluhur Jepara

Setidaknya enam lokasi makam leluhur Jepara dikunjungi oleh rombongan Plt Bupati.
Ziarah dimulai dari makam Mbah Panggang dilanjutkan ke makam Pangeran Syarif dan makam Citrosoemo 2 di Bapangan. Rombongan selanjutnya ke kompleks makam bupati Jepara Citrosoeman di Desa Sendang Kecamatan Kalinyamatan, dilanjutkan ke makam Mantingan dan diakhiri di makam Mbah Daeng yang ada di Desa Krapyak Kecamatan Tahunan.

Andi juga menyatakan ada doa khusus yang dipanjatkan yakni di tengah pandami Covid-19 ini, dirinya juga memohon kepada Allah agar wabah ini bisa segera berakhir. “Penyakit ini (Covid-19) hakikatnya merupakan kehendak Allah, untuk itu kita memohon agar bisa segera diambil kembali oleh Allah,” ungkap Andi saat berada di makam Mantingan.

Jika biasanya puncak peringatan hari jadi pada 10 April dilakukan upacara di alun-alun dengan sejumlah kegiatan penyerta yang dihadiri banyak masyarakat. Untuk tahun ini, tanggal 10 tidak ada kegiatan. Kegiatan hanya diawali dengan prosesi ziarah, lalu akan berakhir dengan prosesi buka luwur makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat di Mantingan pada Kamis (9/4/2020) siang.

Kegiatan buka luwur, juga akan dilakukan secara terbatas yakni Forkopinda yang mewakili seluruh masyarakat Jepara akan berangkat dari Pendopo Kartini menuju makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat di Mantingan.

Kontributor : Jambrong
Editor : Dianovery

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakKurangi Beban Warga, Anggota DPRD Jepara Hesti Nugroho Bagi Sembako
Artikulli tjetërPati, 3 Positip Covid 19 Di Rawat Luar Pati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini