Beranda Berita Pati Kerap Banjir Bandang, Wacana Sudetan Sungai Diusulkan Ke Balai Besar Wilayah...

Pati Kerap Banjir Bandang, Wacana Sudetan Sungai Diusulkan Ke Balai Besar Wilayah Sungai

0
Berita pati banjir di pati
0 0
Read Time1 Minute, 45 Second

Wartapati.com Margorejo – Langkah dari Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Pati terkait penanganan banjir bandang dengan mengusulkan ke Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). 

Adapun usulan yang disampaikan dengan membuat sudetan (aliran baru) dari titik genangan air ke sungai yang lebih besar dengan jarak terdekat.

Kepala BPBD Martinus Budi Prasetya mengatakan kewenagan membuat sudetan adalah BBWS atau bahkan pemerintah pusat. Contohnya di Kabupaten Pati ada Sungai Bapoh dan Gunungwedi dimana alirannya menuju sungai Simo yang saat ini memerlukan normalisasi. Jangan lupa lihat vidio di bawah ini juga,

Pertemuan dua aliran tersebut di jalur pantura depan gapura Desa Sinoman yang mana alirannya saat ini sudah bergeser ke timur. Padahal aliran ini seharusnya lebih lebar dibawah jembatan. Kondisi ini berbeda dengan sekarang dimana aliran justru ke arah timur dan semakin menyempit.

“Setidaknya muara Sungai Bapoh itu lurus dengan jembatan melalui normalisai, itu sudah kami sampaikan kepada pimpinan di Pati, itu harus menunggu dari Balai Besar yang memiliki kewenangan,” terangnya.

Titik lain yang perlu adanya sudetan adalah banjir bandang di kawasan Blok J dan I Perumahan Rendole turut Desa Muktiharjo kecamatan Margorejo. Sungai yang dibawah jalan perumahan seharusnya ada sudetan aliran menuju selatan ke Sungai Metaraman.

“Tapi kami hanya mengusulkan saja, itu kewenagan dari BBWS,” terang Budi.

Banjir bandang kerap menghampiri sejumlah titik di Kabupaten Pati. Satu dampak dari yang diakibatkan dari bencana tersebut adalah tanggul jebol, baik itu sekitar pemukiman ataupun areal persawahan. Sedikitnya Desa Sinoman kecamatan kota mengalami tanggul jebol sebanyak 9 kali pada musim hujan ini.

“Ini perlu sudetan Sungai Bapoh masuk di Desa Purworejo. Itu pun mahal paling tidak ada 500 meter dengan lebar 4 meter yang dilalui tanah milik desa dan perorangan. Prosesnya tidak mudah. Tapi wacana ini sudah kami sampaikan pada pengambil kebijakan. Agar Desa Sinoman tidak seperti itu,” pungkasnya.

Kontributor : Nugroho
Editor : Dianovery


Diguyur Hujan Semalam Paginya 5Titik di kota pati penuh dengan air coklat bisa di lihat pada vidio di bawah ini :



Untuk info Kejadian terbaru silahkan pantau dan follow instagram wartapati

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakJangan Buang Accu Rusak, Servis Saja bisa Berfungsi Maksimal
Artikulli tjetërPlt Bupati Jepara Membersihkan Sampah di Pantai Blebak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini