Beranda Berita Pati Pati Bersinar di MTQ Nasional, 6 Cabang Sukses Tembus 3 Besar

Pati Bersinar di MTQ Nasional, 6 Cabang Sukses Tembus 3 Besar

0
0 0
Read Time2 Minute, 28 Second

PATI – Kafilah asal Kabupaten Pati yang memperkuat Jawa Tengah berhasil menorehkan prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang. Enam cabang yang diikuti kafilah Pati berhasil menembus tiga besar tingkat nasional.

Capaian tersebut turut berkontribusi mengantarkan Jawa Tengah menempati posisi kedua terbaik dalam MTQ Nasional XXXI. Hal itu disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Rabu malam (23/9/2026).

Chandra mengatakan, prestasi yang diraih kafilah Pati menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bagian dari kontribusi daerah dalam mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, MTQ Nasional bisa berjalan lancar. Kabupaten Pati juga turut menyumbangkan prestasi sehingga Jawa Tengah bisa berada di posisi kedua terbaik,” ujar Chandra.

Enam cabang yang berhasil ditembus kafilah Pati adalah Tilawah Remaja, Hifzil Qur’an 10 Juz, Hifzil Qur’an 20 Juz, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Musabaqah Syarhill Qur’an (MSQ) putra, dan MSQ putri.

Muhammad Zahron Nasywa meraih Terbaik 3 pada Cabang Tilawah Remaja. Sementara Bagas Adhitama berhasil meraih Terbaik 2 Cabang Hifzil Qur’an 10 Juz.

Prestasi lainnya diraih Athirotussalwa Himmatana yang menjadi Terbaik 3 Cabang Hifzil Qur’an 20 Juz dan Ja’far Shodiq Hibatullah sebagai Terbaik 3 Cabang KTIQ.

Pada Cabang MSQ putra, posisi Terbaik 3 nasional diraih Dhia Ahlam Wijaya, Ahmad Zaki Attazi, dan Alief Fachriza Sulistyo. Adapun pada Cabang MSQ putri, Durrotun Asyifa Baizurman juga berhasil menduduki posisi ketiga nasional.

“Prestasi ini tentu menjadi motivasi untuk terus membina bibit-bibit unggul MTQ di Kabupaten Pati. Kita berharap capaian ini dapat menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” kata Chandra.

Menurutnya, pembinaan terhadap para peserta MTQ tidak boleh berhenti setelah ajang perlombaan berakhir. Para peserta yang memiliki potensi perlu terus mendapatkan pendampingan agar mampu berkembang dan kembali mengharumkan nama Pati di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami berharap pembinaan tidak berhenti setelah MTQ selesai. Anak-anak yang memiliki potensi perlu terus didampingi agar lahir generasi unggul yang mampu membawa nama Pati pada tingkat provinsi maupun nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Jateng Bersholawat digelar sebagai rangkaian tasyakuran atas terselenggaranya MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah. Menurutnya, pelaksanaan MTQ tersebut menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah.

“Saya atas nama Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih bahwa MTQ yang ke-31 sukses. Kita semuanya menjadi saksi sejarah, termasuk saya sendiri bersyukur, saya menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah,” ujarnya.

Jateng Bersholawat menghadirkan mauidzoh hasanah oleh K.H. Anwar Zahid serta pimpinan sholawat Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf bersama Majelis Azzahir dari Pekalongan. Sekitar 10.000 jamaah turut mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, para kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini