Beranda Berita Pati Dua Kecamatan di Pati Banjir, ini Faktor Pemicunya

Dua Kecamatan di Pati Banjir, ini Faktor Pemicunya

0
berita pati hari ini pati banjir kec kayen banjir
0 0
Read Time1 Minute, 18 Second

Wartapati.com Pati – Kecamatan Dukuhseti dan Kayen menjadi sasaran  banjir pada awal musim penghujan tahun ini. Selain faktor hujan, ada faktor lain yang diindikasikan menjadi salah satu dari penyebab  terjadinya banjir di beberapa desa pada dua kecamatan itu.


Seperti di Kecamatan Dukuhseti ada tiga desa, yakni  Alasdowo, Banyutowo dan Dukuhseti dimana ketinggian air mencapai 1 meter.

 

 

 

Baca Juga : petani-sekitaran-sungai-ngantru-gabus-pati-mulai-panen-padi-pakai-perahu


Sedangkan di daerah Kayen ada delapan desa yang terendam air dengan ketinggian 45 sentimeter.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Sanusi Siswoyo menjelaskan, hujan deras pada wilayah pegunungan menjadi satu faktor banjir. Terlebih ada beberapa desa di Kecamatan Kayen yang tepat berada di bawah Pegunungan Kendeng.

 

 

 

Baca Juga : hujan-sejak-selasa-banjir-masih-genangi-pemukiman-desa-selempung-dan-banyutowo-dukuhseti




“Curah hujan di Kabupaten Pati cukup tinggi, terutama di wilayah pegunungan. Sehingga, desa yang berada di wilayah Kayen semakin banyak,” terangnya, Senin (28/1/2019).


Faktor Pemicunya adalah beberapa titik sungai yang mengalami pendangkalan. Bahkan ada sungai yang  tidak bertanggul di Kecamatan Kayen.

 

 

 

Baca Juga : curah-hujan-meningkat-warga-kayen-dihimbau-waspada




“Ditambah lagi, di sepanjang alur dari hulunya sungai Mangin dari Bendung Tambak Winong sampai hilir di Desa Popoh Srikaton, ada warga yang mendirikan bangunan permanen di atas bibir sungai,” imbuhnya.

Kepala BPBD menambahkan saat ini tengah melakukan evakuasi di desa-desa yang terdampak banjir. Apabila banjir semakin tinggi, warga terdampak juga diminta untuk mengungsi.Nug

 

 

 

Lihat Juga Diguyur hujan semalamaan beberpa desa di kec kayen terendam air

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakCurah Hujan Meningkat, Warga Kayen Dihimbau Waspada
Artikulli tjetërTabloid Indonesia Barokah Ditemukan di Kudus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini