Beranda Berita Warta Rembang Destinasi Wisata Rembang Didorong Sediakan Menu Kuliner Berbahan Dasar Ikan

Destinasi Wisata Rembang Didorong Sediakan Menu Kuliner Berbahan Dasar Ikan

0
0 0
Read Time1 Minute, 38 Second

WARTAREMBANG Pemerintah Kabupaten Rembang serius dalam menekan kasus stunting atau kegagalan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi. Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) digencarkan tak hanya di tingkatan rumah tangga saja, tetapi juga di destinasi wisata.

Saat ini kegiatan sosialisasi Gemarikan guna memerangi stunting tengah dilakukan di tempat- tempat wisata, seperti yang terbaru di Taman Sarinah Desa Karangsari Kecamatan Sulang. Pada Selasa 7 Juni 2022 juga digelar kegiatan yang sama di Pantai Balongan Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan.

Kepada pengelola dan peserta sosialisasi, dihimbau untuk membeli makanan olahan berbahan ikan. Bukan tanpa sebab dari pantauan di lapangan, banyak wisatawan termasuk anak- anak saat berwisata memilih memakan mie instan.

Ketua Forum Peningkatan Angka Konsumsi Ikan di Kabupaten Rembang, Hasiroh Hafidz saat sosialisasi Gemarikan di Taman Sarinah menyampaikan tempat wisata memiliki peran penting dalam ikut mengkampanyekan gemar makan ikan sekaligus dapat mendukung upaya pencegahan stunting. Harus ada menu kuliner berbahan ikan yang bisa dibeli oleh wisatawan.

“Kulinernya ini penting sekali, jangan sampai anak- anak habis renang makannya mie instan. Bisa makan bakso, sosis, nugget ( berbahan ikan-red), ikan difillet, banyak , kalau zaman dulu cuma dibrengkes dan digoreng, ” ujar Hasiroh.

Kandungan gizi pada ikan sangat dibutuhkan oleh anak-anak, hal itu tentu tak bisa dibandingkan dengan mie instan. Terlebih dalam mie instan terdapat bahan pengawet yang membuat susah dicerna oleh tubuh.

“Mie instan dicerna tubuh tidak cukup satu hari. Jadi jika menumpuk disitu, makanan yang di atasnya akan menjadi busuk dan bisa menyebabkan penyakit, ” terangnya.

Hasiroh yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten tak melarang makan mie instan. Hanya saja mie instan tak sering dikonsumsi, rentan waktunya bisa satu minggu sekali atau bahkan satu bulan sekali.

Memang diakui penyajian mie instan sangat mudah, terlebih mie yang dikemas di gelas sekali pakai tinggal menyeduhnya dengan air panas. Namun demi kesehatan buah hati atau anak para orang tua dapat mengarahkan anak membeli makanan berbahan ikan , termasuk penjual makanan di destinasi wisata juga bersedia menyediakan makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi.(dot/dn)

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakFasilitas Makin Komplit, Pj Bupati Tak Ingin Dengar Keluhan Soal Pelayanan RSUD Kartini
Artikulli tjetërPermudah Pelayanan Masyarakat, Polres Blora Luncurkan Aplikasi Pelayanan Mustika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini