PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyoroti pentingnya integritas dan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, serta akuntabel. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (24/9/2026).
Chandra mengatakan, menjaga integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga memiliki peran penting dalam mencegah dan menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.
Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga Kabupaten Pati tetap bersih, aman, sehat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan desa yang mapan, Kabupaten Pati nantinya akan menjadi baik, maju, makmur, dan sejahtera,” ujar Chandra.
Ia menilai, Program Jaksa Garda Desa menjadi salah satu langkah positif untuk memperkuat pendampingan dan pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan desa.
Chandra juga mengingatkan bahwa persoalan integritas tidak hanya berpotensi terjadi di lingkungan pemerintahan kabupaten. Aspek tersebut, kata dia, juga harus menjadi perhatian hingga tingkat desa.
Terlebih, terdapat 61 desa di Kabupaten Pati yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa. Ia berharap pelaksanaan pemilihan tersebut dapat menghasilkan pemimpin desa yang mengedepankan integritas dan tidak menggunakan politik uang.
“Banyak program prioritas pemerintah yang langsung menyentuh desa. Karena itu, diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah desa, BPD, serta seluruh pihak terkait,” katanya.
Selain itu, Chandra meminta pemerintah desa terbuka dalam menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang dihadapi. Dengan keterbukaan tersebut, berbagai persoalan diharapkan dapat dibahas dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut mengawal program-program prioritas pemerintah yang masuk ke desa agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah desa diharapkan terbuka dalam menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang dihadapi agar dapat kita bahas dan carikan solusi bersama,” ujarnya.
Chandra menegaskan, Pemkab Pati berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Sinergi melalui Program Jaksa Garda Desa diharapkan dapat memperkuat pembangunan dari tingkat desa.
Sosialisasi tersebut diikuti Camat se-Kabupaten Pati, kepala desa/lurah, anggota BPD, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Pati, serta perwakilan perangkat desa terkait.
Kegiatan yang diselenggarakan Kejaksaan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan sinergi dalam pencegahan tindak pidana korupsi melalui pendampingan dan pengawasan di tingkat desa.









































