Beranda Berita Pati Sekali Coba Bikin Tak Bosan, Bakso Kakap Gurih Tanpa Amis di Kedai...

Sekali Coba Bikin Tak Bosan, Bakso Kakap Gurih Tanpa Amis di Kedai Sarasa Pati

0
0-3840x2174-0-0#
0 0
Read Time2 Minute, 46 Second

PATI – Bakso biasanya identik dengan daging sapi. Namun, di Pati ada kuliner yang menawarkan sensasi berbeda, yakni bakso berbahan dasar ikan kakap.

Kuliner tersebut bisa ditemui di Kedai Bakso Kakap Sarasa yang berada di Jalan Dr. Sutomo, Pati, tepatnya di sebelah selatan Alun-alun Pati.

Sekilas, bakso kakap ini terlihat seperti bakso pada umumnya. Namun, bahan dasar ikan kakap membuatnya memiliki cita rasa yang berbeda. Menariknya, aroma amis yang biasanya dikhawatirkan saat menyantap olahan ikan justru tidak begitu terasa.

Hal itu dirasakan Nita Purwanti, salah satu pembeli yang sudah beberapa kali menikmati bakso kakap di tempat tersebut.

“Bakso ikan kakapnya tuh enak banget. Bakso di sini tuh kan ikan kakap ya, tapi kayak enggak ada amis-amisnya kayak ikan pada umumnya gitu loh,” ujar Nita.

Menurutnya, bakso kakap Sarasa memiliki keunikan dibandingkan bakso yang biasa ditemuinya. Jika umumnya bakso dibuat dari daging sapi atau kambing, di tempat ini pembeli bisa menikmati bakso dengan bahan dasar ikan kakap.

“Kalau ikan kakap kan biasanya cenderung bau amis, kalau dari bakso Saraswati ini tuh enggak ada amis-amisnya. Yang biasanya bakso di luar sana kan bakso daging ya, daging kambing, sapi, kayak gitu. Kalau di sini beda dari yang lain sih,” katanya.

Nita mengaku bukan baru pertama kali datang. Ia sudah beberapa kali mampir untuk menikmati bakso kakap tersebut dan belum merasa bosan.

“Udah beberapa kali ke sini, tapi enggak ada bosan-bosannya sama sekali,” ujarnya.

Tak hanya bakso, Nita juga memesan minuman sari kacang hijau. Menurutnya, minuman tersebut terasa seperti dibuat dari sari kacang hijau asli dengan tingkat kemanisan yang pas.

“Ini aku pesannya sari kacang hijau. Kalau minum ini tuh berasa sari kacang hijau asli dan manisnya tuh pas,” katanya.

Sementara itu, Agung, pengelola Kedai Bakso Kakap Sarasa mengatakan, ide menjual bakso kakap berawal dari kegemarannya terhadap olahan bakso berbahan ikan. Ia juga melihat kuliner tersebut masih belum banyak ditemukan di Pati.

“Awalnya memang suka sih dengan bakso kakap, menggunakan ikan kakap. Selain itu, kayaknya di sini juga belum ada,” kata Agung.

Salah satu tantangan dalam menyajikan bakso berbahan ikan adalah menghilangkan aroma amis. Agung mengatakan pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalkan aroma tersebut agar bakso kakap tetap nyaman disantap.

“Kita usahakan untuk meminimalisir aroma-aroma amis itu. Memang semaksimal mungkin kita hilangkan,” ujarnya.

Menurut Agung, minat masyarakat terhadap bakso kakap saat ini mulai meningkat secara bertahap. Ia menyebut sebagian calon pembeli masih perlu membiasakan diri dengan bakso yang menggunakan bahan dasar ikan.

“Saat ini masih bertahap mulai naik, sedikit demi sedikit. Karena mungkin masih awam, belum terbiasa,” katanya.

Untuk harganya, satu porsi bakso komplit dibanderol Rp15.000. Pembeli juga bisa memilih menu sesuai selera melalui konsep bakso kustom.

“Kalau harga di sini bakso komplitnya itu Rp15.000. Ada juga bakso kustom. Kalau ada yang enggak suka rebus, dia pakai goreng aja bisa. Itu per item dijualnya,” jelas Agung.

Dengan pilihan tersebut, pembeli bisa menentukan sendiri isi mangkuknya. Misalnya, ingin bakso goreng lima buah atau bakso tahu dua buah, semuanya bisa disesuaikan.

Selain bakso kakap, tersedia pula pilihan minuman seperti es podeng yang menjadi salah satu menu best seller serta es kacang hijau.

Bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba sensasi bakso berbeda, Kedai Bakso Kakap Sarasa di Jalan Dr. Sutomo, selatan Alun-alun Pati, bisa menjadi salah satu pilihan untuk menikmati bakso berbahan ikan kakap dengan cita rasa yang berbeda dari bakso pada umumnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini