Beranda Wisata dan Kuliner Racikan Unik dan Rasa yang Nendang, Petis Iga Bakar di Juragan Petis...

Racikan Unik dan Rasa yang Nendang, Petis Iga Bakar di Juragan Petis Bikin Nagih

0
0 0
[the_ad_group id="2190"]
Read Time1 Minute, 59 Second

Wartapati.com – Di balik kepulan asap yang menggoda dari sebuah warung sederhana di Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, tersimpan kisah sukses kuliner rumahan yang kini jadi buah bibir. Warung milik Umi Salamah ini dikenal luas dengan nama “Juragan Petis”, tempat di mana kelezatan petis iga bakar berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner.

Aroma gurih yang khas seakan menjadi magnet bagi siapa saja yang melintas. Tak heran, setiap hari ratusan porsi ludes terjual. Bahkan, popularitasnya kian melejit setelah viral di media sosial, membuat pembeli datang dari berbagai daerah hanya untuk mencicipi menu andalannya.

Saat suasana siang mulai ramai, antrean pembeli terlihat tak pernah putus. Dari warga lokal hingga luar kota, semua rela menunggu demi seporsi petis iga bakar yang konon “bikin nagih”.

[the_ad_group id="3651"]

Salah satunya Yustanto (45), warga Pati yang datang bersama keluarga. Ia mengaku penasaran setelah melihat warung tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

“Kemarin tahunya dari media sosial, karena sempat viral juga,” ujarnya.

Tak perlu menunggu lama, sekitar 15 menit kemudian pesanannya pun tersaji. Semangkuk petis iga bakar dengan kuah kental langsung menggoda selera. Senyum puas terpancar saat ia mencicipi suapan pertama.

“Makan petis iga, rasanya mantab. Iganya empuk, kuahnya juga nendang,” katanya antusias.

Di balik kelezatan itu, Umi Salamah mengungkapkan ada racikan khusus yang menjadi pembeda. Ia memadukan tepung beras dan tepung jagung dalam olahan petisnya, menciptakan tekstur dan cita rasa yang unik.

“Kami punya ciri khas sendiri. Kalau daerah Runting biasanya pakai tepung beras, sementara di Jetak Juwana pakai tepung jagung. Kami padukan keduanya,” jelasnya.

Pilihan menu di Juragan Petis pun cukup beragam. Mulai dari petis ceker, kikil, kepala bakar, bakso, hingga sayap bakar. Namun, yang paling cepat habis tetaplah petis iga bakar.

“Yang paling laris itu iga bakar, cepat sekali habis,” ungkap Umi.

Menariknya, semua menu dibanderol dengan harga ramah di kantong, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp18 ribu per porsi. Sementara untuk minuman, tersedia pilihan segar seperti es teler, sop buah, hingga dawet gula aren dengan harga mulai Rp5 ribu.

Warung ini buka setiap hari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, kecuali hari Senin. Dalam sehari, Umi mengaku bisa menjual lebih dari 300 porsi.
“Sehari bisa lebih dari 300 porsi,” katanya.

Dengan cita rasa khas, harga terjangkau, dan sentuhan racikan unik, Juragan Petis kini menjelma menjadi primadona baru kuliner Pati. Bagi yang ingin mencoba, sebaiknya datang lebih awal, karena bukan tak mungkin, sebelum waktu makan siang tiba, semua sudah habis diserbu pembeli.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini