Beranda Wisata dan Kuliner Wisata Produsen Kopi Pati Gelar Diskusi Untuk Sikapi Harga Kopi Yang Semakin Turun

Produsen Kopi Pati Gelar Diskusi Untuk Sikapi Harga Kopi Yang Semakin Turun

0
2 0
Read Time57 Second

Wartapati.com Tlogowungu – Harga Biji kopi yang semakin turun disikapi produsen kopi Pati dengan menggelar diskusi. Harga biji kopi lokal Pati per kilogram saat ini berkisar 18-20 ribu rupiah saja. Hal ini mendorong produsen kopi untuk mencari terobosan guna mendongkrak harga bahan baku minuman khas di Pantura timur Jawa Tengah.

Ketua klaster kopi Kabupaten pati, Muttaqin menjelaskan penurunan harga biji kopi yang dirasakan produsen saat ini cukup memprihatinkan. Karenanya saat diskusi yang berlangsung di Bukit Rasamala Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu, Dia mengedukasi produsen kopi dari sisi pascapanen dan pengolahan biji kopi.

“Proses pascapanen yang benar maka harga kopi speciality lebih mahal dan petani yang menentukan harga,” terangnya, Minggu (20/10/2019).

Dari proses pascapanen dan pengolahan yang benar itu akan mendapatkan biji kopi yang berkualitas dengan metode petik merah dan full wash. Pasalnya selama ini harga ditentukan oleh tengkulak.

“Misal proses natural petik merah saat ini mencapai 25-30 ribu rupiah. Sedangkan proses full wash mencapai 30-35 ribu rupiah per kilogram,” terang Muttaqin.
Hulu perkebunan kopi lokal Pati terdapat di Daerah Tlogowungu, untuk pengunjung yang ingin mengetahui secara langsung terkait panen hingga pengolahan kopi bisa mengunjungi Desa Gunungsari.nug

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakMata Air Sarimulyo Winong Kering, KPU Pati Bantu Air Bersih
Artikulli tjetërHarga Kebutuhan Pokok Musim Kemarau ini Cukup Stabil

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini