PATI – Sebanyak 55 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Akibat kejadian tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngablak Cluwak 002 ditutup sementara.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan penutupan sementara dilakukan setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan surat rekomendasi menyusul kejadian yang menimpa puluhan santri tersebut.
”Informasinya ada 55 orang, tapi alhamdulillah sudah baik. Dan kemarin sudah ada surat rekomendasi dari apa, BGN untuk disetop sementara,” ujar Chandra, Jumat (16/10/2026).
Plt Bupati Pati itu menyebutkan, belum ada kepastian mengenai waktu pembukaan kembali SPPG Ngablak Cluwak 002. Keputusan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG serta evaluasi dari BGN.
”Ya belum tahu (sampai kapan). Ini masih ada dicek sama BGN, BPOM, terus dari Korwil juga sudah cek ke sana untuk melihat dan dicek sampel makanannya itu potensi apa saja yang terkandung di potensi keracunan tadi. Sampelnya diuji lab,” ungkapnya.
Chandra menegaskan, Satgas MBG Kabupaten Pati akan terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPPG untuk mengantisipasi kejadian serupa. Hingga kini, puluhan dari total 172 SPPG di Kabupaten Pati telah menjalani pemeriksaan oleh satgas.
”Ya pasti kita akan cek lapangan, cek ke apa, tempat lokasi SPPG tadi, ada potensi-potensi apa yang menjadikan makanan itu atau pas pada saat pengolahan itu sehingga makanan itu menimbulkan keracunan,” tandasnya.
Diketahui, puluhan santri Ponpes Darul Falah mulai mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan pada Rabu (14/10/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Gejala yang dirasakan meliputi pusing, diare, dan mual.
Sebelumnya, pada Rabu siang, para santri menyantap menu MBG yang disiapkan SPPG Ngablak Cluwak 002. Menu tersebut terdiri atas nasi, sup, ayam ketumbar, bakwan tahu, dan melon.
Akibat kejadian itu, sebanyak 28 santri dibawa ke RSUD Rehatta, Kelet, Jepara. Mereka terdiri atas 20 siswa MTs Darul Falah dan delapan siswa MA Darul Falah Sirahan.
Selain itu, 25 santri lainnya, yang terdiri atas sembilan siswa MTs dan 16 siswa MA Darul Falah, dibawa ke Klinik Kesehatan Askara. Sementara itu, dua siswa MA Darul Falah sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Cluwak.



































