Pentol Godi Godi berarti kain perca sebagai pembatas antara mata tombak dengan pangkal

    0
    0 0
    Read Time1 Minute, 0 Second

    Wartapati.com Pati – Bangunan bersejarah berupa Tugu Pentol dengan bentuk khas yang ada di Kabupaten Pati sebenarnya ada di empat titik. Semua titik itu terletak di kawasan kota. Konon, empat titik itu pada zaman pemerintahan Bupati Pendjaringan digunakan sebagai pembatas antara area dalam dan luar pusat pemerintahan.

    Saat ini Tugu Pentol tersisa hanya di dua titik saja, yakni Tugu Pentol di jalan Pati-Kayen turut Desa Blaru dan jalan Dr. Susanto atau perbatasan antara Desa Randukuning dan Parenggan yang disebut Pentol Godi.

    Sedangkan dua titik lainnya yang sudah mengalami pembongkaran pada tahun 1980 dan tak tersisa da di sekitar jalan Panglima Sudirman sekitar Kali Jiglong dan jalan Pati-Juwana sekitar Pertigaan Gemeces.

    Dari empat titik Tugu Pentol, Tim Wartapati memperoleh informasi sejarah tentang Tugu Pentol Godi. Informasi tersebut dari jurnalis senior Setyo Budi Wibowo dimana referensi yang diperolehnya dari Penulis sejarah Kabupaten Pati berbahasa Jawa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati Ki Dwija Sukarta ketika masih hidup.

    Sejarah berdirinya Tugu Pentol Godi bermula dari zaman pemerintahan Bupati Pendjaringan. Kata Godi sendiri berarti kain perca yang digunakan sebagai pembatas antara mata tombak dengan pangkal. Dan tombak yang digunakan pada saat itu bernama tombak Kyai Plered.Nug 

    Happy
    Happy
    0 %
    Sad
    Sad
    0 %
    Excited
    Excited
    100 %
    Sleepy
    Sleepy
    0 %
    Angry
    Angry
    0 %
    Surprise
    Surprise
    0 %
    Artikulli paraprakPara Cakades Harus Patuhi Jadwal Tahapan
    Artikulli tjetërHari Ikan Nasional, Aquascape Pati Gelar Kontes

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini