Wartapati.com- Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati mengalami kerusakan. Dari data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, total ada sepanjang 250 kilometer yang rusak.
Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Pati Hasto Utomo mengungkapkan, angka tersebut merupakan data secara keseluruhan kerusakan jalan di sejumlah wilayah Bumi Mina Tani ini. Meskipun tidak disebutkan berapa jumlah titiknya.
“Untuk kerusakan jalan di Pati kurang lebih 250 km masih mengalami kerusakan,” katanya.
Sebagian jalan yang rusak itu akan diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pada tahun 2026 ini. Setidaknya ada puluhan titik jalan rusak yang akan ditangani.
“Itu (250 km jalan rusak) secara global kondisi jalan yang tidak mantap. Untuk tahun 2026 ini kurang 80 titik yang akan diperbaiki,” terangnya.
Hasto menjelaskan, perbaikan 80 titik jalan yang rusak itu saat ini masih belum dimulai. Proses pengerjaannya diperkirakan dimulai pada Maret mendatang.
“Ini masih proses survey dan perencanaan. Kemungkinan Maret baru bisa pemilihan penyedia,” jelasnya.
Perbaikan jalan ini menelan anggaran mencapai Rp 200 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2026 ini. Namun anggaran tersebut tak hanya untuk memperbaiki jalan rusak, melainkan juga diperuntukkan untuk pembangunan jembatan.
“Kurang lebih Rp 200 M. Termasuk pembangunan jembatan dan pemeliharaan rutin jalan,” ucapnya.
Namun perbaikan jalan ini belum mencakup secara keseluruhan. Bahkan panjang jalan yang diperbaiki belum mencapai separuh total jalan yang mengalami rusak.
“Belum (mencakup secara keseluruhan jalan rusak). 80 titik itu kurang lebih 100 km aja,” pungkasnya.










































