Beranda Berita 12 Kecamatan di Pati Kategori Rawan Banjir

12 Kecamatan di Pati Kategori Rawan Banjir

0
1 0
Read Time1 Minute, 17 Second

Wartapati.com Margorejo – Pendataan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati terdapat 146 Desa di 12 Kecamatan yang rawan terjadi bencana banjir. Hal ini dikarenakan faktor hujan dimana puncaknya terjadi pada Februari hingga Maret 2020 sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG).

Mulai dari Kecamatan Tayu terdapat 9 desa, Margoyoso ada 18 desa, Trangkil terdapat 10 desa, Wedarijaksa ada 7 desa, 18 desa di Juwana, kota ada 12 desa, Batangan terdapat 10 desa, Jakenan ada 21 desa. 7 desa di Winong, Gabus 23 desa Kayen 5 desa dan Sukolilo ada 6 desa.

Kepala BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo mengatakan pendirian posko yang berpusat dikantornya memang dilatarbelakangi langkah cepat apabila terjadi bencana banjir. Adanya posko tersebut sebagai pusat penerima laporan bencana yang terjadi pada musim hujan ini. lihat juga vidio 146 Desa Masih Rawan Bencana Banjir di kab pati di bawah ini

“Banjir, longsor dan angin itu masih, karena puncak hujan itu Februari sampai Maret. Kemungkinan masih terjadi bencana di Pati. Dari BPBD kami sediakan posko kebencanaan melibatkan OPD yang berkaitan,” ungkapnya.

Posko yang  digawangi BPBD menggandeng instansi terkait, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinsos hingga PMI guna memudahkan untuk menginventasir dari kronologis, penyebab hingga penanganan korban dan lokasi bencana.

“Memudahkan kami mengakses informasi kebencanaan dan upaya sinergis penanggulangan,” ungkap Budi Prasetyo.

Kebencanaan yang ditangani bukan banjir saja, melainkan angin kencang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pati.

Kontributor : Nugroho
Editor : Dianovery

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Artikulli paraprakWarga Swadaya Perbaiki Pondasi Sungai Jiglong Margorejo Pati
Artikulli tjetërAstaga, Seluruh Kepala Desa di Pati Berangkat Semua Ke Semarang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini