Beranda Berita Nasional Sambut Arus Mudik, BBPJN Jateng–DIY Kebut Perbaikan Jalan Pantura Pati–Rembang

Sambut Arus Mudik, BBPJN Jateng–DIY Kebut Perbaikan Jalan Pantura Pati–Rembang

0
0 0
[the_ad_group id="2190"]
Read Time1 Minute, 36 Second

Wartapati.com – Menjelang arus mudik lebaran, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta (BBPJN Jateng–DIY) melalui PPK 3.2 Provinsi Jawa Tengah terus menggencarkan upaya perbaikan jalan nasional di wilayah Kabupaten Pati hingga Rembang. Langkah itu dilakukan agar para pemudik dapat melintas dengan nyaman dan aman.

PPK 3.2 Provinsi Jawa Tengah, Christianto Budi Raharjo mengatakan, khusus di wilayah Pati hingga Rembang, total panjang ruas jalan nasional yang ditangani mencapai 35,06 kilometer. Dimana meliputi beberapa ruas strategis jalur Pantura.

“Antara lain yang ditangani itu batas Kabupaten Kudus-Pati hingga Simpang Tiga Barat Lingkar Pati, Jalan Lingkar Pati, Simpang Tiga Timur Lingkar Pati – Batas Kota Rembang, Jalan Lingkar Juwana, serta Jalan Untung Suropati di Rembang,” jelasnya.

[the_ad_group id="3651"]

Dia menyebut, penanganan yang dilakukan antara lain dengan pekerjaan patching untuk lubang, pekerjaan campuran aspal panas (CAP), pekerjaan Cold Milling Machine (CMM) untuk pengelupasan perkerasan yang mengalami kerusakan, dan overlay atau lapis ulang aspal. Pekerjaan lainnya seperti pengendalian tanaman atau pembersihan rumput dari area ruang milik jalan, dan pengecatan kerb atau pembatas jalan.

Cris menjelaskan jika seluruh pekerjaan  dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lalu lintas agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat menjelang arus mudik lebaran.

“Perbaikan jalan ini untuk memastikan kondisi jalan nasional tetap mantap dan aman dilalui masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran mulai dari pekerjaan efektif rekonstruksi dan rehabilitasi jalan hingga pekerjaan pemeliharaan rutin di wilayah kami, yakni mulai dari Kudus sampai Rembang atau Bulu hingga batas Jawa timur” ujarnya.

Cris juga menyebut rutin menggelar monitoring untuk memastikan semua lubang tertangani.
“Selama arus mudik dan arus balik lebaran ini kami juga mendirikan posko yang siaga lengkap dengan personil, peralatan dan material untuk menangani kondisi darurat di jalan” tambah Chris.

Posko ini juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya pemudik yang ingin beristirahat. Fasilitas lainnya yang dapat dimanfaatkan antara lain, ruang beribadah, toilet, air minum dan makanan ringan tanpa berbayar. Para pemudik juga bisa mendapatkan informasi terkait arus mudik lebaran dari petugas posko.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini