Beranda Berita Pati Harga Cabai dan Telur di Pati Naik Selama Ramadan

Harga Cabai dan Telur di Pati Naik Selama Ramadan

0
0 0
[the_ad_group id="2190"]
Read Time1 Minute, 34 Second

Wartapati.com – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pati mengalami kenaikan selama Bulan Ramadan 2026. Komoditas yang mencatat lonjakan paling mencolok adalah cabai rawit merah dan telur ayam ras.

Pengawas Usaha Operasi Produksi dan Pemasaran pada Disdagperin Pati, Cahya Hesti Darmawan, mengungkapkan bahwa kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah. Harga komoditas tersebut kini menembus Rp 80 ribu hingga Rp 85 ribu per kilogram. Bahkan di sejumlah pasar, harganya mencapai Rp 90 ribu per kilogram.

“Cabai yang ada kenaikan cabai rawit merah. Antara Rp 80 – 85 ribu. Bahkan di beberapa tempat Rp 90 ribu,” katanya.

[the_ad_group id="3651"]

Ia menjelaskan, harga tersebut jauh di atas harga normal. Pada hari biasa di luar musim permintaan tinggi, cabai rawit merah umumnya dijual di kisaran Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.
“Harga normal tidak musim gini, hari-hari biasa kisaran sekitar Rp 45-50 ribu,” terangnya.

Selain cabai, telur ayam ras juga mengalami kenaikan. Saat ini harga telur berada di angka Rp 30 ribu hingga Rp 31 ribu per kilogram, atau naik sekitar Rp 3 ribu dibandingkan harga normal.

“Telur sampai Rp 31 ribu. Hari sudah turun sedikit di angka Rp 30 ribu. Kalau normalnya Rp 27-28 ribu,” ucapnya.

Meski demikian, kenaikan harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar mengingat meningkatnya permintaan selama Ramadan. Ia memprediksi lonjakan harga yang lebih signifikan biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri.

“Kalau menjelang puasa atau Hari Raya ada kenaikan. Tapi tidak terlalu signifikan kalau sampai hari ini. Mungkin kalau mendekati H- 5 H- 2 itu mulai signifikan,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi, Disdagperin Pati bersama dinas terkait akan terus melakukan pengawasan di sejumlah pasar tradisional. Langkah stabilisasi juga dilakukan melalui operasi pasar dan pasar murah bekerja sama dengan distributor.

“Dari kita tetap pengawasan. Untuk peredam kenaikan yang signifikan berkerjasama dengan Disdagperin maupun Disketapang. Ketapang ada operasi pasar. Pasar murah. Jual sembako atau kebutuhan pokok sama distributornya langsung,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini