Beranda Berita Pati Campak Kembali Muncul di Pati, 6 Anak Terinfeksi di Awal 2026

Campak Kembali Muncul di Pati, 6 Anak Terinfeksi di Awal 2026

0
0 0
[the_ad_group id="2190"]
Read Time1 Minute, 25 Second

Wartapati.com – Sebanyak 6 kasus campak ditemukan di Kabupaten Pati pada awal tahun 2026 ini. Angka ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Salis Diah Rahmawati mengungkapkan bahwa yang terserang campak ini kebanyakan anak-anak.

Ia menyebut 6 kasus campak tersebut ditemukan di sejumlah wilayah. Antara lain yakni di Kecamatan Tayu dengan 4 kasus, Tambakromo (1 kasus) dan Sukolilo (1 kasus).

[the_ad_group id="3651"]

“Yang positif (campak) ada 6. Tayu, Tambakromo, Sukolilo. Rata-rata usia anak-anak di bawah 10 tahun,” katanya.

Salis menuturkan yang terjangkit penyakit ini mengalami beberapa gejala. Mulai demam tinggi yang mencapai 38–40°C, batuk terus-menerus, pilek atau hidung berair, mata merah yang sensitif terhadap cahaya, lemas dan nafsu makan menurun.

“Setelah beberapa hari muncul bintik merah di kulit atau ruam. Biasanya mulai dari belakang telinga dan wajah lalu menyebar ke leher, badan, tangan, hingga kaki, bintik putih kecil di dalam mulut atau yang disebut bintik Koplik dan demam biasanya masih tinggi saat ruam muncul,” tuturnya.

Selain itu juga muncul gejala lain yang bisa menyertai. Seperti sakit tenggorokan, diare dan kondisi tubuh sangat lemas.

Dinkes meminta masyarakat untuk segera periksa dan melapor jika mengalami gejala-gejala tersebut. Sehingga pencegahan penularan penyakit campak dapat dilakukan.

“Pencegahan campak imunisasi dengan Vaksin MR atau Vaksin MMR, cuci tangan dan terapkan etika batuk/bersin, hindari kontak dengan penderita, jaga daya tahan tubuh seperti makan bergizi, istirahat cukup. Segera periksa dan laporkan jika ada gejala,” terangnya.

Pihaknya juga sudah melaksanakan vaksinasi untuk pencegahan campak. Mengingat, dari temuan 6 kasus campak, penderita belum melakukan vaksinasi.

“Yang melakukan vaksinasi puskesmas. Beberapa yang positif campak setelah kami lihat status imunisasi campaknya banyak yang belum,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini