PATI– Sebuah mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak rumah warga di Desa Sundoluhur RT 14 RW 2, Kecamatan Kayan, Kabupaten Pati, Rabu (3/6/2026) siang. Insiden tersebut sontak menggegerkan warga setempat karena kendaraan itu hingga masuk ke bagian dalam rumah joglo yang ditabraknya.
Berdasarkan video yang beredar, mobil MBG berwarna putih terlihat berada di dalam bangunan rumah. Sejumlah warga tampak berupaya mengevakuasi kendaraan bernomor polisi B 9409 PCT tersebut dari lokasi kejadian.
Kepala Desa Sundoluhur, Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan kendaraan operasional MBG milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sundoluhur 03 yang berada di wilayah RT 14 RW 2.
”Iya tadi ada mobil MBG menabrak,” katanya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, sesaat setelah kendaraan selesai mendistribusikan makanan bergizi gratis. Saat itu, sopir bermaksud memarkirkan kendaraan di depan rumah warga yang lokasinya tidak jauh dari kantor SPPG.
Ketua RT 14 RW 2, Sugihartono, menjelaskan kendaraan diduga kehilangan kendali saat hendak diparkir sehingga melaju dan menghantam bangunan rumah.
”Kejadian sekitar pukul 13.00 WIB lebih sedikit. Setelah mengirim makanan. Mau parkir, maju malah gas-nya nyanyol atau kesendal dan bablas,” ujar Hartono dihubungi terpisah.
Meski kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Rumah yang ditabrak diketahui dalam kondisi kosong saat kejadian berlangsung.
Namun demikian, dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup besar. Tembok rumah jebol, sementara sejumlah perabot seperti lemari dan balai tidur mengalami kerusakan akibat benturan keras kendaraan.
”Rumahnya itu rumah kosong. Yang menempati Yi Saliman rumah keponakannya. Tidak ada korban jiwa. Tapi kerusakan rumah. Ada kalau 10 juta. Termasuk mobil juga rusak. Ndak bisa dipakai. Mengganti tembok, kusen, lemari terus ada balai tidur, sekitar ada hampir Rp 10-an juta,” katanya.
Selain merusak rumah warga, mobil operasional MBG tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah sehingga untuk sementara waktu tidak dapat digunakan. Kondisi ini berpotensi mengganggu distribusi makanan bergizi gratis di wilayah setempat.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan, pihak SPPG berencana meminjam kendaraan dari SPPG lain yang sedang tidak beroperasi.
”Mobilnya itu kemungkinan SPPG sebelah kan libur, itu bisa dipinjam untuk mengantar makanan,” pungkasnya.









































