Beranda Berita Pati Awal Ramadan Harga Sembako di Pati Melonjak, Cabai Setan Tembus Rp100 Ribu...

Awal Ramadan Harga Sembako di Pati Melonjak, Cabai Setan Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

0
0 0
[the_ad_group id="2190"]
Read Time1 Minute, 43 Second

Wartapati.com – Memasuki Ramadan, harga berbagai kebutuhan pokok di Kabupaten Pati melonjak drastis. Bahkan, untuk cabai setan harganya mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Berdasarkan pantauan di Pasar Puri Pati, kenaikan harga terjadi dalam sepekan terakhir. Lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai setan yang merangkak dari Rp65 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram.

Tak hanya itu, harga cabai merah juga ikut naik dari Rp35 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Kenaikan serupa terjadi pada bawang merah yang sebelumnya Rp35 ribu kini menjadi Rp45 ribu per kilogram.

[the_ad_group id="3651"]

Sementara itu, harga telur ayam turut merangkak naik dari Rp27 ribu menjadi Rp31 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat beban belanja masyarakat semakin berat menjelang bulan suci.

Salah satu pedagang di Pasar Puri Pati, Dewi, mengungkapkan bahwa lonjakan harga sembako berdampak langsung pada penurunan omzet penjualan di tokonya. Ia menyebut, mayoritas pelanggan kini memilih mengurangi jumlah pembelian.

“(omzet turun) banyak. Orang beli nggak kayak dulu. Dulu orang kan pas murah beli banyak nanti buat biar kalau naik udah punya. Sekarang, ada uang beli, nggak ada, ya sudah,” katanya.

Menurut Dewi, pelanggan yang tetap membeli dalam jumlah normal biasanya berasal dari kalangan pedagang kuliner. Mereka tetap membeli bumbu dalam jumlah cukup demi menjaga cita rasa masakan.

“Kalau pembelian buat harian di rumah mungkin berkurang. Cuma kalau buat matengan (pedagang kuliner), belinya tetap untuk jaga kualitas. Mahal pun di beli lah,” ungkap warga Desa Winong, Kecamatan Pati itu.

Keluhan juga datang dari warga. Salah satu warga, Mariati, mengaku resah dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dalam sepekan terakhir. Ia terpaksa mengurangi pengeluaran rumah tangga demi menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Waduh, meresahkan masyarakat, Mas. Harga sembako naik kabeh, telur naik, ikan naik. Terus kita bagaimana nek naik terus,” keluhnya.

Mariati berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga sembako di pasaran. Menurutnya, kebutuhan pokok merupakan barang vital yang sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih menjelang Ramadan.

“Terpaksa Menghemat lah. Kalau bisa pemerintah menurunkan harga-harga,” pintanya.

Kenaikan harga sembako di Pati menjelang Ramadan ini menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengendalikan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini