PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, resmi membuka Festival Literasi di GOR Pesantenan Pati, Rabu (19/8/2026) siang. Kegiatan yang berlangsung selama enam hari ini menghadirkan beragam agenda literasi yang dapat diikuti masyarakat, khususnya pelajar.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Pati, Sukardi, mengatakan Festival Literasi digelar mulai Rabu (19/8/2026) hingga Senin (24/8/2026).
Selama pelaksanaan, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan, mulai dari bazar buku, pameran manuskrip atau naskah kuno, hingga sejumlah perlombaan untuk pelajar.
Tak hanya buku-buku umum, bazar tersebut juga menyediakan berbagai bacaan yang diminati kalangan pelajar, termasuk novel.
“Di acara festival selama enam hari juga ada rangkaian kegiatan, ada bedah buku, ada bimtek membuat komik, mendongeng, menggambar,” kata Sukardi.
Untuk meningkatkan kunjungan pelajar, Dinarpus Pati telah berkoordinasi dengan sejumlah sekolah. Jadwal kunjungan diatur agar kedatangan siswa tidak menumpuk dalam satu waktu.
“Kemudian kunjungan juga kita atur untuk anak-anak sekolah supaya tidak menjubel di satu waktu,” jelasnya.
Sukardi berharap festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang pameran dan hiburan, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap dunia literasi.
Menurutnya, kemampuan literasi tidak sebatas membaca dan menulis. Lebih dari itu, pelajar perlu memiliki kemampuan memahami informasi secara utuh serta mengolahnya dengan baik.
“Harapan kami ini menumbuhkan kecintaan kemudian meningkatkan kemampuan anak-anak kita untuk semakin bisa berliterasi, jadi tidak hanya membaca, menulis, tetapi juga memahami informasi kemudian bisa mengolah informasi,” terangnya.
Antusiasme pelajar terlihat dari sejumlah siswa yang datang mengunjungi festival. Salah satunya Oquera, pelajar SMK Nasional Pati.
Oquera mengaku sengaja datang ke GOR Pesantenan bersama teman-temannya untuk melihat kegiatan Festival Literasi sekaligus mencari bacaan yang disukainya.
“Lagi cari-cari buku sama baca-baca. Carinya buku novel,” ujar Oquera.
Ia mengetahui adanya Festival Literasi dari informasi yang disampaikan gurunya di sekolah. Bersama teman-temannya, ia kemudian datang secara rombongan untuk melihat berbagai kegiatan dan koleksi buku yang tersedia.
Festival Literasi Pati masih akan berlangsung hingga Senin (24/8/2026), dengan berbagai kegiatan yang dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat buku, membaca, serta mengembangkan kreativitas.









































