PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mulai bergerak mempercepat penanganan infrastruktur jalan rusak di sejumlah wilayah. Proyek perbaikan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat itu dijadwalkan mulai dikerjakan pekan depan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati menyiapkan penanganan jalan dan jembatan di puluhan titik yang tersebar di berbagai kecamatan. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas dan kenyamanan pengguna jalan.
Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Pati, Hasto Utomo menjelaskan, perbaikan mencakup pekerjaan jalan maupun jembatan yang akan dibagi dalam sejumlah paket pekerjaan.
“Kalau sama jembatan kurang lebih 90 titik di 2026 ini. Di buat 54 paket koridor,” katanya.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Pati mengalokasikan anggaran sebesar Rp210 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2026.
Hasto memaparkan, pelaksanaan perbaikan akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dimulai pekan depan dengan fokus pada belasan ruas jalan prioritas yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.
Beberapa ruas yang akan mulai diperbaiki antara lain jalan Guyangan–Runting, kawasan kantor Kawedanan Kayen di sebelah barat RSUD Kayen, ruas Prawoto batas Kudus, Boloagung–Trimulyo, Jalan H. Munadi di depan terminal, hingga ruas Guyangan–Juwana.
“Rencana tahap 1 minggu depan. Akhir Mei dan awal Juni sudah mulai 14 paket koridor jalan,” terangnya.
Setelah tahap pertama rampung, pengerjaan akan dilanjutkan pada tahap kedua dan ketiga. Tahap kedua dijadwalkan mulai Juni, sedangkan tahap ketiga dimulai pada Juli mendatang.
“Tahap 2 rencana pertengahan Juni dilakukan pemilihan penyedia. Tahap 3 rencana pertengahan Juli dilakukan pemilihan penyedia,” pungkasnya.



