Home Berita Pati Populasi Ternak di Pati Turun 50 Persen, Pasokan Hewan Kurban Tetap Aman

Populasi Ternak di Pati Turun 50 Persen, Pasokan Hewan Kurban Tetap Aman

0
0 0
Read Time1 Minute, 4 Second

PATI – Populasi hewan ternak di Kabupaten Pati mengalami penurunan drastis hingga 50 persen dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan tersebut dipicu merebaknya Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang sempat menyerang ternak dan membuat banyak peternak trauma untuk kembali memelihara hewan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Andi Hirawadi, mengungkapkan populasi ternak di wilayahnya saat ini hanya berkisar puluhan ribu ekor. Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan sebelum wabah PMK melanda.

“Kalau yang normal-normal dulu sebelum PMK 100 ribuan, 2020-2019, sekarang kita 60 ribuan,” katanya.

Menurut Andi, wabah PMK yang terjadi beberapa tahun terakhir berdampak besar terhadap minat masyarakat dalam beternak. Banyak peternak mengalami kerugian akibat ternak mati maupun turunnya nilai jual hewan ternak.

“Penyebabnya banyak masyarakat enggak berani memelihara kasus sebelumnya (PMK). Karena nilai ekonomis turun sebelumnya. Meskipun kita edukasi mereka masih trauma,” ucapnya.

Meski populasi ternak menurun, Dispertan Pati memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Idul Adha 2026 masih aman. Bahkan, hewan ternak asal Kabupaten Pati masih rutin dikirim ke sejumlah daerah luar kota, termasuk kawasan Jabodetabek.

Andi menjelaskan kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Pati tahun ini mencapai ribuan ekor. Kebutuhan tersebut meliputi sekitar 2.000 ekor sapi, 6.500 ekor kambing, dan 500 ekor domba.

“Tapi untuk kebutuhan hewan kurban masih cukup. Kita juga mengirim sapi ke luar daerah juga. Jabodetabek,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

test