Home Berita Plt Bupati Pati Tegaskan Komitmen Penguatan Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Plt Bupati Pati Tegaskan Komitmen Penguatan Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

0
0 0
Read Time1 Minute, 33 Second

Wartapati.com-Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menghadiri kegiatan Coaching Clinic Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) yang digelar di Ruang Rapat Rajawali Bapperida, Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pati dalam mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas inovasi daerah guna menunjang kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Chandra menyampaikan bahwa Kabupaten Pati telah melahirkan beragam inovasi di berbagai sektor. Sejumlah inovasi tersebut berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), dengan sektor pertanian sebagai salah satu fokus utama karena menjadi kekuatan unggulan daerah.

“Kami di tahun ini sudah banyak sekali melakukan inovasi-inovasi, terkait di OPD kami, Dinas Pertanian dan beberapa program andalannya, ada 10 ton bisa dan yang lainnya itu banyak sekali,” ujar Chandra.

Ia menjelaskan, sektor pertanian di Kabupaten Pati memiliki potensi besar, namun selama ini hasilnya belum sepenuhnya optimal dirasakan langsung oleh petani.

Melalui program satu hektare 10 ton yang mulai dijalankan sejak Maret–April 2025, pemerintah daerah berupaya mengubah pola dan kebiasaan bertani yang sebelumnya hanya menghasilkan sekitar 5–6 ton per hektare.

“Ini Pak Ratri tiap hari juga mengadakan penyuluhan dengan camat, kepala desa semua. Jadi, kita turun lapangan, bahkan timnya Pak Ratri ini sudah tidak ada di kantor, semua di kecamatan, di desa untuk melakukan penyuluhan,” ungkapnya.

Selain pertanian, Chandra menambahkan bahwa inovasi daerah juga dikembangkan di sektor lain. Di bidang kesehatan, terdapat inovasi Puspa Melati yang menghadirkan layanan Puskesmas langsung ke desa.

Sementara di sektor pendidikan, pemerintah daerah menyediakan program beasiswa serta pendampingan bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan.

Pengembangan inovasi digital juga terus dilakukan, khususnya pada layanan administrasi kependudukan dan pengelolaan lingkungan hidup. Meski demikian, Chandra mengakui masih terdapat sejumlah perangkat daerah dan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) yang belum mengajukan inovasi.

“Masih ada sekitar 11 perangkat daerah dan 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi daerah. Harapan saya, teman-teman bisa segera mengusulkan,” tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

test