Home Info Pati Wonosekar, Di Duga Bayi Teryata Isi Pocong Itu Adalah Bangkai Ayam

Wonosekar, Di Duga Bayi Teryata Isi Pocong Itu Adalah Bangkai Ayam

Wonosekar Di Duga Bayi Teryata Isi Pocong Itu Adalah Bangkai Ayam
Wartapati. Cuplikan video petugas kepolisian membuka kafan yang diduga berisi mayat bayi di Desa Wonosekar Gembong.

Wartapati.com Gembong – Bangkai ayam berbentuk pocong yang dikubur diatas makam satu warga di pemakaman umum Desa Wonosekar Gembong Serentak membuat warga resah. Temuan yang disinyalir berkaitan dengan ritual ini menggegerkan warga setempat pada Kamis pekan lalu (25/10/2018).

Temuan itu bermula pada saat warga sekitar yang setiap Kamis berziarah di TPU setempat. Hanya saja pada saat itu ada warga yang mencium bangkai menyengat dari satu gundukan tanah tepat diatas sebuah makam.

Baca Juga : Tujuh Pelanggaran Ini Sasaran Operasi Zebra 2018 Polres Pati

Satu warga memberanikan diri menggali gundukan tanah yang di sinyalir sebagai sumber bau. Setelah Digali di temukan kain kafan lengkap dengan tali pocong tiga buah mengikat. Oleh warga Bungkusan tersebut sempat dikira mayat bayi.

“Karena pocong ada tiga tali, dibungkus kain mori. Saya koordinasi dengan Reskrim Polsek Gembong dan juga Puskesmas ternyata setelah dibuka kepolisian adalah ayam putih mulus yang memang kami menduga itu sebuah ritual entah siapa yang melakukan,” kata Kades Moh Zaenuri, Kamis siang (1/11/2018).

Kondisi bangkai ayam itu sudah berbau dan ada bunga yang ditaruh dalam perut ayam. Sementara itu jeroan dari unggas berwarna putih mulus itu sudah hilang.

Baca Juga : Bupati Pati Sampaikn Bela sungkawa Atas 4 Warga Pati Yang Terkena Musibah

Sebelum peristiwa ini terjadi, setahun sebelumnya perangkat desa setempat juga menemukan foto perempuan dan jimat berupa rajah yang digantung pada pohon asem jawa di komplek pemakaman umum Desa Wonosekar Gembong.

Atas temuan bangkai tersebut pihak pemerintah desa mengimbau pada warga untuk tidak gaduh atas temuan yang diduga ritual olah seseorang yang tidak diketahui. Bangkai ayam pun sudah dipindahkan tidak jauh dari lokasi ditemukannya.

“Terlepas dari itu semua kami berembuk dengan warga untuk bisa mengendalikan diri karena itu memang buat ramai-ramai (gaduh warga),” pungkasnya. Nug

Kang Jamal Peternak Bebek Yang Bersahaja

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.