Home ReneGo Usia 4 Tahun, Palupi Pati Gelar Water Resque di Waduk Gembong

Usia 4 Tahun, Palupi Pati Gelar Water Resque di Waduk Gembong

berita pati hari ini

Wartapati.com Pati – Komunitas Pecinta Alam Sedulur Pati (Palupi) dikenal selalu aktif dalam bidang lingkungan. Memperingati usia komunitas yang berjalan 4 tahun ini, dari jajaran pengurus Palupi sendiri mengajak peserta dari kalangan umum untuk mengenal teknik evakuasi ketika terjadi bencana alam yang berkaitan dengan air (water rescue).

Lokasi yang dipilih untuk memperingati hari jadi komunitas itu di Waduk Seloromo Gembong. Gelaran peringatan hari jadi berlangsung selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (22-23/12/2018) yang sekaligus dimanfaatkan untuk berlatih dan mengenalkan teknik evakuasi bagi anggota Palupi sendiri dan peserta dari kalangan umum.

Ketua Umum Palupi Ragil Haryo Yudiartanto menjelaskan dua agenda yang berpusat pada satu lokasi itu dengan pertimbangan peserta yang ikut bisa berwisata sambil belajar.

“Bagi kita yang lebih representatif. Artinya dengan air yang tenang dan luas,” terangnya, Jumat (21/12/2018).

Area sekitar waduk yang luas merupakan lokasi yang tepat bagi peserta menggelar tenda (camping ceria) memperingati usia Palupi yang sudah berjalan selama 4 tahun ini.

“Kalau kira-kira ya sekitar 30-40 orang untuk latihan di airnya. Tapi untuk kita camping ceria sambil memperingati tidak batasi,” kata Ragil.

Materi water rescue direncanakan dari Satpolairud melalui anjuran dari BPBD Pati. Hanya saja untuk memantapkan materi yang akan dikenalkan kepada peserta, pihak Palupi sendiri berinisiatif untuk berlatih mandiri.

“Pemateri  sementara info terakhir kami  menghubungi BPBD dianjurkan untuk menghubungi polairud. Namun kepastian belum tahu ya, kita ini latihan dulu lah,” imbuh Ketua Umum Palupi.

Bagi yang berminat menyemarakan hari jadi ke 4 Palupi Pati, lanjutnya, diwajibkan untuk membawa perbekalan pribadi seperti tenda, keperluan istirahat dan mandi dan tak lupa membawa baju ganti serta jas hujan.

“Yang jelas kami belajar pengendalian perahu pakai motor tempel, proses evakuasi orang  dan materi lainnya. Ini juga sekaligus antisipasi banjir dimusim hujan, namanya bencana sewaktu-waktu banjir kan bisa mengantisipasi. Misal perlu evakuasi di sungai atau yang berhubungan dengan air,” pungkasnya.Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.