Home Politik  Undang-undang Nomor 7/2017 Pemilu Masih Belum Banyak Dipahami Masyarakat

 Undang-undang Nomor 7/2017 Pemilu Masih Belum Banyak Dipahami Masyarakat

Nug/Wartapati. Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Sutriyono.




Wartapati.com Pati – Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono menilai masih banyak pemilih yang belum memahami regulasi pelaksana Pemilu serentak 2019. Terlebih pelaksanaan Pemilu tahun depan berpedoman pada Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Misal lagi, pengawas tingkat TPS, ada juga perubahan kelembagaan Bawaslu dan seterusnya. Termasuk beberapa hal yang bisa jadi dengan undang-undang Pilkada,” katanya di sela-sela kegiatan Monitoring Pelaksanaan Regulasi Pemilu di Safin Hotel, Rabu sore (6/12/2018).

Dia mencontohkan dengan lembar surat suara yang memuat cukup banyak parpol. Meski sudah ada pembeda yang signifikan, yakni dengan pewarnaan namun masyarakat masih bingung dan gugup.

“Mohon maaf ya, yang orang tua itu aja belum bisa membedakan, ini kertas untuk DPR DPRD dan DPD walaupun beda warnanya. Hanya saja pengalaman grogi itu ada,”

Anggota DPR RI dari fraksi PKS ini menambahkan sebagai anggota komisi II, pihaknya memastikan pedoman undang-undang nomor 7/2017 terlaksana dengan baik.

“Harapannya seluruh warga bisa memahami konteks itu karena ini pemilu serentak yang pertama kali. Dengan basis undang-undang yang baru. Dan ini beda dengan undang-undang Pilkada,” jelas Sutriyono.Nug


Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.