Home Politik Ternyata Pilkada Pati Jadi Rujukan Pilkada Padang Lawas Utara, Sumut

Ternyata Pilkada Pati Jadi Rujukan Pilkada Padang Lawas Utara, Sumut

SHARE
Pilkada Pati
Nug/Wartapati. Ketua Panwaskab Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Marakali Harahap usai kunjungan di KPU Pati timba ilmu terkait Paslon Tunggal, Senin (21/5/2018).

Wartapati.com Pati – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pati beberapa waktu lalu, dimana hanya ada satu pasangan calon (paslon) ternyata menjadi rujukan Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Padang Lawas Utara, Sumatera Utara (Sumut). Panwas dari daerah itu mengunjungi KPU Pati guna menimba ilmu terkait penyelenggaraan satu paslon, Senin (21/5/2018).

Ketua Panwaskab Padang Lawas Utara, Marakali Harahap, mengungkapkan, Pilkada dalam waktu dekat itu bakal diselenggarakan di daerahnya. Satu paslon sudah dinyatakan dari pihak yang membidangi, maka sesegera mungkin, pihaknya menimba ilmu ke daerah yang pernah menyelenggarakan Pilkada dengan satu paslon.

Baca juga: Tenaga Pendukung Cantik KPU Pati Ikut Bantu Lipat Surat Suara

“Kami panwaslu ke KPU Pati adanya kesamaan tahapan regulasi pemilukada sebelumnya dengan tahapan regulasi yang akan berlangsung di daerah kami. Ini sudah ditetapkan dengan kondisi satu peserta satu paslon tunggal,” katanya usai kunjungan ke KPU Pati.

Marakali Harahap mengatakan penyelenggaraan dengan satu paslon itu baru kali ini ada di Kabupaten Padang Lawas Utara. Kebetulan satu paslon itu dari kalangan birokrat yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kota lain di Sumut.

“Paslon tunggal ini dari birokrasi, artinya diperiode sebelumnya dia sebagai wali kota Padang Sidimpuan daerah tetangga dari Padang Lawas Utara,” tambah Marakali Harahap.

Menuju penyelenggaraan Pilkada itu, lanjutnya banyak pertanyaan yang muncul dari masyarakat. Terlebih regulasi-regulasi jika didaerahnya hanya terdapat satu paslon saat pencoblosan. Pihaknya pun berharap dengan adanya satu paslon itu tidak menyurutkan angka partisipasi pemilih.

Baca juga: Komunitas Wong Pati Manfaatkan Bulan Suci Untuk Bhakti Sosial

“Karena ini hal yang baru terjadi, sehingga masyarakat banyak rasa ingin tahu terhadap regulasi dengan satu paslon. Jadi kalau ada peluang menurunnya partisipasi,  saya pikir dari pertanyaan, rasa ingin tahu dari masyarakat terhadap satu paslon itu tinggi. Saya pikir itu jawaban atau garansi untuk potensi cukup sedikit berkurangnya angka partisipasi,” ungkapan optimis dari Ketua Panwaskab Padang Lawas Utara. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.