Home ReneGo Tak Kalah Dengan Gadget, Mainan Tradisional Masih Diminati

Tak Kalah Dengan Gadget, Mainan Tradisional Masih Diminati

58
0
SHARE
mainan tradisional

Wartapati.com Pati – Maraknya gadget ‘menjajah’ mainan anak-anak tak mengalahkan tingginya peminat mainan tradisional dari bambu. Justru mainan kuno namun tetap memunculkan kesan ceria dan unik ini masih banyak diburu anak-anak kota.

Seorang pedagang mainan bambu asal Desa/Kecamatan Godong, Grobogan, Wardi (33), mengaku dalam menjual mainan tradisional berupa gasing, seruling, edek-edek dan suara burung menyasar pusat kota, seperti Alun-alun Pati. Diakuinya, penjualan rata-rata 15 buah mainan perhari.

“Rata-rata harga mainan 10 ribu rupiah perbuah. Namun juga lihat tempatnya. Kalau di tempat wisata menawarkan mainan kadang langsung dibeli, tidak menawar. Kadang juga ada yang menawar,” tuturnya sambil menunggu pembeli di alun-alun Pati, Jumat malam (6/10).

Pria kelahiran Wonosari, Gunungkidul ini mampu meraup keuntungan bersih 2 juta rupiah perbulan untuk menghidupi seorang istri dan dua anaknya yang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar.

“Dulu pernah jualan mainan plastik merk China. Saya berpindah jualan, selain karena faktor kemampuan, laba jualan mainan bambu ini lumayan dan mudah menjualnya,” terang Wardi.

Mainan bambu jualannya tak diproduksi sendiri, melainkan kulak (membeli) dari Pasar Beringharjo dan Malioboro, Jogjakarta. Bulan Jawa Sura menjadi musim penjualan yang baik, lantaran banyak yang menyelenggarakan haul di makam ulama sekitar Pati sekaligus menjadi tempat wisata kunjungan peziarah.

Suka dan duka pun dijalani sejak tahun 1999 ketika memulai berjualan mainan tradisional.

”Sukanya pas jualannya banyak. Sedih kalau pas tidur, tidurnya di emper toko. Tapi tetap bersyukur, telaten dan tekun. Semua usaha diawali dengan itu,” pungkas pria yang lulus bangku SMP.Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here