Home Info Pati Komunitas Tak Hanya Explore, Palupi Pati Juga Aktif Dalam Bidang Kebencanaan

Tak Hanya Explore, Palupi Pati Juga Aktif Dalam Bidang Kebencanaan

Palupi Pati
Palupi/ wartapati Pecinta Alam Sedulur Pati (Palupi)

Wartapati.com Pati – Pecinta Alam Sedulur Pati (Palupi) adalah sebuah komunitas yang mewadahi komunitas pegiat alam lain di Pati. Komunitas berusia tiga tahun ini terdiri dari puluhan komunitas yang bergelut dengan eksplorasi alam yang belum diketahui masyarakat umum.

Palupi Pati dibawah naungan Kodim 0718/Pati dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Pati berisikan komunitas Mountaineering (pendaki gunung), Climbing (panjat tebing), Caving (susur gua), Rafting (arung jeram) dan pegiat alam lain dimana sering mengekspos daerah di Pati yang berpotensi menjadi wisata alam.

“Tak hanya gunung dan sungai yang ada di selatan dan barat, namun pesisir Pati juga kami susur sebagai lahan konservasi mangrove,” papar Divisi Wisata dan Budaya, Adi di Basecamp Palupi, Desa Ngarus, Jumat malam (2/2/2018).

Baca juga: Apa Kata Kepala Dinas Pendidikan Pati Tentang Hipnomotivasi Pelajar

Keberhasilan eksplorasi titik obyek baru di Pati memerlukan kerjasama anggota yang bernaung dalam komunitas masing-masing. Maka unsur komunikasi menjadi penting, mengingat Palupi Pati sendiri terdiri dari macam-macam komunitas pegiat alam.

“Misal untuk membuka jalan, dari tim ekspedisi menggunakan metode tembak jalur navigasi darat. Dan personil dibelakangnya bertugas melebarkan jalur yang dilalui. Minimal 5 orang lengkap menggunakan alat tebas, tali-temali, carabinar lengkap dengan PPPK,” imbuhnya.

Baca juga: Banjir Masih Bertahan Di Desa Sunggingwarno, Gabus, Begini Kondisinya

Sudah puluhan obyek wisata baru di Pati yang berhasil dieksplor Palupi. Terutama kawasan Pegunungan Kendeng dan Lereng Muria.

Palupi juga memiliki Divisi Search and Rescue (SAR) yang aktif dalam bidang kebencanaan. Tak hanya kebencanaan di daerah saja, melainkan hingga luar daerah pun Divisi SAR Palupi diterjunkan.

“Dalam dan luar kota, aksi kemanusiaan di Kabupaten Banjarnegara, Grobogan, Gunung Sinabung dan terkahir di Kabupaten Pacitan,” pungkas Adi. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.