Home Info Pati Sekolah Pinggiran Ini Tak Minder Unjuk Gigi Mural Di Joyo Kusumo

Sekolah Pinggiran Ini Tak Minder Unjuk Gigi Mural Di Joyo Kusumo

SHARE
joyo kusumo
nug/wartapati Hasil mural di stadion joyo kusumo

Wartapati.com Pati – SMP Negeri 2 Winong, Pati berani unjuk gigi melalui partisipasi di even lomba mural yang berlokasi di Stadion Joyo Kusumo, Jumat-Sabtu (20-21 April 2018). Meski sekolah itu terletak di pinggiran Kabupaten Pati, namun tak ada rasa minder sedikit pun nampak dari wajah para siswa. Padahal para siswa ini harus bersaing dengan siswa-siswi SMA dan komunitas seni rupa lain yang menuangkan kreativitas mereka di tembok stadion terbesar di Bumi Mina Tani.

Mural karya siswa SMP itu tergolong sederhana, hanya menuangkan ide memotivasi pengguna jalan untuk selalu berdisiplin agar tidak tertilang oleh petugas satlantas.

Baca juga: Karnaval Kartini di Desa Godo, Winong Sarat Pawai

Coretan dinding siswa-siswi menggambarkan pengendara motor tak berhelm yang terkena tilang petugas kepolisian lalu lintas. Dan suasana itu berada di jalan raya disekitar pos polisi.

Anggota komunitas pecinta seni dari SMP N 2 Winong, Reni Setyawati dan Diah Ayu Kumalasari mengatakan ide muralnya diangkat dari hal-hal sederhana yang sering terjadi di lingkungan Kabupaten Pati. Banyaknya pelanggaran lalu lintas karena ketidak disiplinan pengendara mendorong dia bersama teman-teman menggambar ilustrasi itu.

“Orang ditilang karena ugal-ugalan di jalan gak pakai helm. Karena banyak pelanggaran yang tidak pakai helm. Harapannya masyarakat lebih tertib lalu lintas terutama helm dan kelengkapan lainnya,” ungkapnya.

Guru seni sekaligus pengagas komunitas pecinta seni SMP N 2 Winong, Mujiyono mengaku ide-ide itu muncul dari anak didiknya. Dia sebagai guru seni rupa hanya mengarahkan dan selanjutnya dipasrahkan pada ke-16 anggota komunitas pecinta seni SMP N 2 Winong.

“Kalau tema dengan tertib berlalu lintas. Tapi obyek yang dipilih itu lebih banyak dari anak, saya istilahnya mendorong agar dia sudah punya ide itu bisa tampil lebih bagus,” terang guru seni, Mujiyono.

Baca juga: Operasi Miras Siang Bolong Polsek Juwana Amankan Belasan Botol Miras

Mujiyono mengaku baru dua tahun pelajaran ini mengajar siswa-siswinya menggambar mural di tembok sekolah SMPN 2 Winong. Berbekal media sederhana itu, pelajar yang tergabung dalam komunitas pecinta seni berlatih.

“Jadi even ini kesempatan yang bagus juga untuk kita menunjukkan bahwa yang dipinggiran juga bisa berpartisipasi, syukur kalau nasib baik, menyenggol juara ya Alhamdulillah, kalau tidak ya tidak masalah,” ungkapnya. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.