Home Info Pati Komunitas Roro Sofyan Salah Satu Sosok Pecinta kicau Mania Berprestasi Dari Bumi Mina...

Roro Sofyan Salah Satu Sosok Pecinta kicau Mania Berprestasi Dari Bumi Mina Tani

Roro Sofyan Salah Satu Sosok Pecinta kicau Mania Berprestasi Dari Bumi Mina Tani

Wartapati.com Winong – Nama panggilan Saprol sudah tidak asing di kalangan penghobi kicau mania lokal Pati. Pria bernama asli Jasa Roro Sofyan ini sudah lama menekuni hobi kicau mania dari sang ayah.

Kesukaannya terhadap unggas bersuara merdu ini dimulai ketika ketika Saprol kerap mengikuti perilaku ayahnya. Ayahnya sendiri dikenal sebagai Kicau Mania yang cukup senior di daerah.

“Dari kecil sering Ikut bapak lomba kicau sejak kelas 5 SD, ya awalnya ikut-ikutan saja dengan ayah namanya masih anak-anak,” katanya baru-baru ini.

Baca Juga : Menabung 100 Ribu Dapat Kesempatan Panen Hadiah Simpedes BRI

Saprol mulai benar-benar suka dengan unggas bersuara nyaring ini ketika berhasil memenangkan lomba kicau kelas lokal dengan burung andalan jenis lovebird pada saat itu.

Berkat tangan dinginnya, unggas berwarna menarik itu membuahkan hasil. Atas prestasi tersebut Saprol berhasil membawa pulang tropi dan uang pembinaan yang cukup lumayan.

“Suka beneran lomba burung itu saat SMA gara-gara hadiahnya yang ‘wah’, dapat juara dan amplopnya,” tambah pria berbadan subur ini.

Hobi kicau burung kini semakin berkembang seiring dengan berkembangnya Kicau Mania yang ada di Pati.

Berkembangnya pecinta kicau di daerah membuat saprol semakin semangat untuk mencetak pioneer-pioneer burung kicau berkualitas.

Kesukaannya mulai bergeser pada jenis burung pemakan serangga. Seperti cucak ijo, cucak jenggot hingga murai.

Dengan teliti memilih bibit burung unggul dan perawatan yang cukup rutin, Saprol berhasil mencetak burung burung berkelas lomba kicau.

Benar saja, usaha tak berbanding hasil. Berkat tangan dinginnya burung kicau Saprol jenis murai batu menyabet prestasi di Piala Presiden Jokowi.

Baca Juga : Hanya Boleh Pakai 10 Jejaring Sosial Selama Berkampanye

“Terakhir waktu piala Jokowi, prestasi tertinggi bawa burung murai batu brotherhood itu menjuarai di satu kelas di kelas Kebun Raya Bogor di tiket 1,5 juta rupiah,” katanya.

Burung dengan sebutan brotherhood miliknya juga pernah ditawar dengan harga yang fantastis karena berhasil menjuarai kicau tingkat nasional. Salah satunya penawar asal Surabaya dengan harga 550 juta rupiah. Nug

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.