Home Info Pati Puluhan Wali Murid Cabut SKTM PPDB dari SMAN 1 Pati

Puluhan Wali Murid Cabut SKTM PPDB dari SMAN 1 Pati

SMAN 1 Pati
Nug/Wartapati. Proses PPDB 2018 di SMAN 1 Pati, Jumat (6/7/2018).

Wartapati.com Pati – Puluhan wali murid mencabut Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) guna proses mendaftarkan anaknya di SMAN 1 Pati. Hal itu diungkapkan ketua Penerimaan Pendaftaran Siswa Baru (PPDB) SMA setempat, Hendro Setyo Wahyudi, Jumat siang (6/7/2018).

Baca juga: Perwakilan Parpol ‘Brondong’ Pertanyaan Syarat Kesehatan

“Selama masa pendaftaran sejak 2 sampai 6 Juli 2018, ada sekitar 50-an SKTM yang dilampirkan. Namun memasuki penutupan nanti pukul 15.00 semakin berkurang menjadi 30-an SKTM yang ada di panitia,” terangnya kepada wartapati.com.

Pencabutan itu lantaran pihak orang tua murid mendapat sosialisasi dari Polres Pati perihal penggunaan SKTM secara benar selama proses PPDB.

“Kemarin (5/7/2018) dari Polres Pati memberi penyuluhan bab SKTM. Mungkin dari orang tua menyadari karena ada yang merasa tidak memenuhi syarat menggunakan SKTM. Dan kami pun tidak mencoret, melainkan kesadaran dari mereka yang mengundurkan diri,” kata Hendro.

Ketua PPDB SMAN 1 Pati mengungkapkan banyak persepsi keliru dari wali murid terkait lampiran SKTM guna mendaftar. Mayoritas mereka beranggapan untuk keringanan biaya sekolah. Padahal tidak itu, SKTM untuk syarat pendaftaran. Kalaupun ingin mendapat keringanan biaya sekolah nanti ada proses berikutnya,” jelasnya.

Sanksi penyalahgunaan SKTM salah satunya ialah tidak diterimanya anak didik ke sekolah negeri manapun. Sehingga membuat orang tua berfikir ulang jika menggunakan surat dari pihak desa.

Baca juga: Ribut Nonton Dangdut, Pemuda Jadi Sasaran Pukul

Hendro menjelaskan kuota peserta didik baru 2018 sudah terpenuhi sejak H+2 pendafatran. Yakni sebanyak 432 siswa dengan rincian 360 orang kelas IPA dan 70 orang kelas IPS. Sehingga dengan sisa waktu pendaftaran, pihak SMAN 1 Pati menolak pendaftar baru.

“Zona 1 ada 7 kecamatan, Pati, Margorejo, Gembong, Tlogowungu, Wedarijaksa, Juwana, dan Gabus. Zona 2 yakni kecamatan lainnya yang masih di wilayah Kabupaten Pati,” pungkasnya. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.