Home Info Pati Pemerintahan Perlu Uji Laborat dan Sertifikasi Untuk Hasil Pertanian Organik

Perlu Uji Laborat dan Sertifikasi Untuk Hasil Pertanian Organik

SHARE
Petani Pati
Nug/wartapati.

Wartapati.com Pati – Semangat bercocok tanam kembali ke organik semakin digandrungi, terutama masyarakat Kabupaten Pati. Di tiap kecamatan mulai tampak dari perorangan hingga kelompok tani berbudi daya tanaman metode organik.

Namun dari sisi hasil, pertanian organik masih membutuhkan uji laboratorium dan sertifikasi dari lembaga yang membidangi.

Baca juga: Hasil Iuran, Polsek Dukuhseti Berbagi Sembako Ramadhan

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Pati, Mukthar Efendy menuturkan, belum ada pihak pembudidaya tanaman atau pertanian organik yang melakukan uji laborat atau sertifikasi.

“Namun di Pati setahu saya belum ada yang melakukan uji laborat uji sertifikasi ke arah yang organik, baru menuju pertanian sehat,” ungkapnya, Jumat (25/5/2018).

Sedangkan pihak yang berwenang menguji atau sertifikasi bukan dari dinas tingkat daerah yang membidangi pertanian, melainkan lembaga lain.

“Jadi ada ketentuan dan persyaratan bagaimana produk organik yang dihasilkan oleh komoditas dari petani itu sendiri. Khususnya yang menyangkut sertifikasi. Dari Lembaga. Nah ini nanti yang melegalkan produk tersebut itu organik atau tidak,” katanya.

Mukthar mengakui perkembangan pertanian organik di Pati sesuai dengan kearifan lokal, seperti menghindari unsur sintetis kimia, pembuatan pupuk organik cair dan pengendali hama sudha banyak yang berhasil.

Bahkan beberapa titik perkebunan di Pati mendapat fasilitas dari pemerintah propinsi.

“Hampir di kecamatan sudah mulai semangat ya, baik tanaman pangan, hortikultura, perkebunan di Gunugsari ada kopi organik. Kemarin difasilitasi propinsi juga,” imbuh Mukthar.

Baca juga: Diskominfo Pati Temukan Ujaran Kebencian Di Medsos

Kepala Dispertanak Pati mengatakan pertanian organik saat ini bisa dibilang salah satu alternatif bercocok tanam dengan maksud metode yang diterapkan ramah lingkungan. Namun di sisi lain, hasil pertanian organik memiliki keunggulan tersendiri, termasuk nila jual produk.

“Tapi perlu keseriusan dan kesabaran dari petani untuk tahapan. Kan tidak tahap pertama langsung bagus, namun baru menuju ke arah pertanian organik itu sendiri,” katanya. [NUG]

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.